seputih salju. Dan astaga... senyumnya nampak mengerikan.
"Kau tak bisa kabur. Sekarang, kau adalah mangsaku," sambil berkata demikian, gadis itu mendekat. Tangannya yang kurus dan seputih salju itu pun mencengkram erat leherku, hingga aku merasa kesulitan bernapas.