“Tujuan yang pernah kutetapkan adalah…” mulai Mark,
“Setidaknya sekali seumur hidup, aku ingin mengadakan konser di Impact Arena.”
“Udah deket ya,” kata kami sambil tersenyum.
Dia membalas dengan senyuman.
“Sebenarnya aku menetapkan target itu awalnya cuma buat seru-seruan aja. Tapi di dalam hati, aku juga benar-benar ingin mewujudkannya. Karena sejak kecil aku selalu merasa, kalau ada artis Thailand yang bisa mengadakan konsernya sendiri di Impact Arena, berarti dia pasti sudah sangat sukses di jalannya sendiri. Sampai bisa mengadakan konser di tempat yang mampu menarik penonton sebanyak itu. Itu benar-benar mimpiku.”
“Tapi kalau bertanya bagaimana aku memandang masa depan karierku…”
“Buatku, cukup kalau setiap hari aku masih bisa bahagia dengan pekerjaan yang kulakukan. Aku nggak merasa harus mendapat pengakuan dari banyak orang atau memenangkan penghargaan besar.”
“Selama aku masih bisa menjadi seorang aktor di industri hiburan, menjalankan tugasku untuk memberikan hiburan kepada penonton, para penggemar, dan orang-orang yang mendengarkan lagu-laguku…”
“Selama aku masih melakukannya dengan bahagia, dan para penggemar juga masih bahagia, aku akan terus melakukan pekerjaan ini.”
😭😭😭 #markjrtn
“Kalau buat aku,” kata Mark dengan suara pelannya seperti biasa, “yang penting setiap hari kita melakukan hal-hal baik dengan tulus dari hati. Karena kita harus menjadi contoh yang baik buat semua orang yang melihat kita di masyarakat.”
“Kalau soal komentar dari orang lain, menurutku semua orang sebenarnya bisa melihat kok siapa yang punya niat seperti apa. Buat aku sendiri, kalau ada yang mengomentari dalam bentuk kritik, aku akan mencoba mengintrospeksi diri dulu apakah yang dia katakan itu benar atau nggak. Kalau memang aku melakukan kesalahan, ya aku perbaiki, dan ke depannya aku nggak akan mengulanginya lagi.”
“Tapi menurutku, kebanyakan orang juga bisa membedakan mana komentar yang cuma asal ngomong demi kepuasan sendiri, dan mana komentar yang benar-benar tulus. Jadi, komentar yang nggak membangun atau bahkan nggak ada hubungannya sama aku, ya aku berusaha untuk nggak memedulikannya.”
“Emang bisa benar-benar tahu?” tanya pewawancara. Soalnya kadang mereka juga bertanya-tanya, apakah orang yang meninggalkan komentar pedas di ruang publik benar-benar berpikir seperti itu.
“Menurutku sih kelihatan kok,” jawab Mark meyakinkan.
“Tapi kalau aku nggak yakin atau nggak bisa menebaknya, ya aku tanya teman-teman. ‘Emang aku bener kayak yang dia bilang?’ ‘Aku beneran salah ya?’ Bisa tanya ke banyak orang juga”
“Lalu, apa definisi kesuksesan bagi kalian berdua? Apakah sebuah penghargaan? Bukankah itu terlihat seperti hal yang paling mudah untuk dijadikan ukuran kesuksesan?”
“Sebenarnya dulu aku pernah berpikir ingin mendapatkan sebuah penghargaan,” -Junior.
“Tapi setelah semakin dewasa, aku merasa penghargaan itu sudah nggak sepenting dulu lagi. Sekarang aku tahu kalau tujuanku adalah membantu mewujudkan tujuan Mark. Kalau tujuan Mark tercapai, aku juga sudah bisa pensiun.”
“Sebegitunya?” -Mark tersenyum.
“Maksudku, sampai hari ini aku sudah mendapat kesempatan melakukan pekerjaan yang beragam, hampir semuanya sudah pernah kucoba. Aku cuma nggak mau sampai di titik di mana aku bekerja terlalu banyak, sampai akhirnya burnout dengan pekerjaan yang aku cintai.”
“Aku pernah bilang di suatu tempat, dalam setahun aku cukup punya satu atau dua pekerjaan yang bikin aku nggak bisa tidur semalaman. Karena aku ingin tetap merasa kalau masih ada sesuatu yang menantang buat kulakukan. Melakukan sesuatu yang bikin aku nggak bisa tidur, berkeringat, jantung berdebar, dan merasa cemas.”
“Kalau semua pekerjaan yang kulakukan cuma nyaman dan santai terus, rasanya aku jadi nggak punya tujuan lagi untuk bangun dan bekerja. Memang sih, bangun lalu bekerja dengan santai itu enak. Tapi kalau terus berada di comfort zone, pada akhirnya pasti akan burnout. Aku cuma nggak ingin burnout dengan sesuatu yang aku cintai.”
“Kami belum pernah melihatnya dari sudut pandang seperti itu, Terima kasih ya sudah mau berbagi pemikiran seperti ini.” Pewawancara
Tersenyum menerima ucapan terima kasih kami.
#ths temenku open PO boneka rajut maskot GMMTV nii sisa 2 slot lagi,
Hanya bisa pesan maskot yang ada di list sesuai kategori yaa buat yang minat boleh DM nanti join GO... ini murah banget ga sampe 100k buat yang kategori big
🐱: Concentrate on your studies na guys
💫: P’Mark Can I get a starfish kiss?
🐱: Starfish kiss? (Points) If I do a starfish kiss, will you study hard?
💫: I will!
🐱: (does it) pheww~
JUNIORMARK 6TH DESTINY
#DestinyClinicxJuniorMark#markjrtn