Hallo warga twitter!
Durian kupas dari https://t.co/vvd83FifrC lagi super duper promo!! Buat pecinta durian ajak temen kantor atau temannya deh buat order ini. Buruaaan!! 😉💃
Tahun 2015, ada jenazah seorang mahasiswa ditemukan meninggal di danau UI.
Namanya Akseyna Ahad Dori.
Jenazah masih mengenakan ransel, di dalamnya ada sejumlah batu.
Diduga korban adalah korban pembunuhan.
Kasus ini belum selesai sampai sekarang. Pelaku, motif, dan kronologinya belum jelas.
Semua masih misteri, sampai hari ini, satu dekade kemudian.
@HabisNontonFilm Suratnya ini contoh victim blaming ya. Lihatlah pada kalimat ada sekian crew dll. Bad PR, bad casting. Kalian pilih pemain minimal punya attitude!
Cast nya tidak respect pada karya asli, mencibir fans karya asli dgn sebutan tidak pantas dan itu berkali2 di berbagai kesempatan
@tanyakanrl Lha keluarga lakinya aja bikin dinasti di banten, gimana mau speak up nder? Lu kira warga pandeglang itu semuanya hidup makmur? Nggak coy, cuma yg mau jilat keluarga lakinya doang yg hidup damai.
Emang gaji presiden + jualan pisang itu cukup buat sewa pesawat jet pribadi?
Bayarin master universitas top di US? Dan segala kebutuhan lainnya?
Kalau gak cukup, itu duitnya siapa?
Duitnya siapaaaaaaaaaaaaaaaaaa?
Reza Rahadian ini udah kayak dolby atmos: All around you. Tiba-tiba nongol aja pas Aksi Kamisan.
Waktu ditanya wartawan, "Gak capek Bang?"
Jawabnya, "Biasa aja. Lebih capek yang demo."
#KawalPutusanMK
Hari ini, BUDAK2 keluarga Jokowi bernama Partai Politik (Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, NASDEM, PKB dan Golkar) sedang MATI-MATIAN memperjuangkan DINASTI POLITIK Jokowi lewat Baleg DPR RI
Putusan MK yang kemarin baru menghidupkan nafas demokrasi Indonesia akan DIKUBUR kembali oleh mereka agar Anies Baswedan dan Ahok tidak bisa jadi Gubernur
Mereka sekaligus mengembalikan HAK KAESANG agar bisa tetap jadi Calon gubernur di Jawa Tengah
Jangan lupa ada partai yang RAJIN MENGGONGGONGI demokrasi dari luar parlemen juga tukang CEBOK keluarga Jokowi namanya PSI
Teman-teman, tetap #KawalPutusanMK , jangan sampai negeri ini hanya jadi milik KELUARGA yang RAKUS ini
Gue tuh heran sama kita, generasi muda. Pas MK bikin putusan penting, malah sepi, nggak ada yang peduli. Tapi coba ada gosip seleb selingkuh, langsung rame dibahas! Apa kita emang lebih peduli sama yang bikin senyum getir daripada yang bikin nasib kita berubah?
#KawalPutusanMK
Catat BAIK-BAIK orang ini
Ahmad Baidowi, Pimpinan rapat Baleg bersama pemerintah hari ini yang memutuskan dua poin besar sekaligus menganulir keputusan MK kemarin :
✅️KAESANG bisa kembali jadi Calon Gubernur
✅️ Anies/Ahok tidak bisa jadi Gubernur dan PDI Perjuangan tidak bisa mengajukan calon gubernur di Jakarta
Ahmad Baidowi (Awiek) adalah Anggota DPR RI Komisi VI DPR RI fraksi PPP dapil XI Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Pamekasan & Sumenep)
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Gara2 Anies semua politisi di kolong langit Indonesia kelihatan aslinya. Gara2 Anies semua begajul APBN ditekuk jadi “sandera politik” demi jegal dia. Gara2 Anies semua topeng terbuka. Tanpa kita disadari, TUHAN pakai Anies menjelaskan ttg betapa bobroknya Indonesia saat ini.
Kalopun misalnya gw gak dukung @aniesbaswedan tetep aja gw demen liat gambar ini
Sangat bercerita bagaimana seorang Anies menghadapi sekian banyak begundal mukidi, nyaris sendirian, hanya tersisa kemungkinan berteman dgn PDIP, dan dia berdiri tegak, tegar ...
Mamam tuh koalicik
Kepada Kang Emil, PECUNDANG Demokrasi
Bagaimana hati seorang Ridwan Kamil yang terlihat "Intelek" dan Cerdas bisa menerima pertarungan politik dengan skenario yang MENJIJIKKAN dan diatur sedemikian rupa?
Bagaimana pula seorang Ridwan Kamil bisa DISETIR oleh seorang Gibran pada saat deklarasi hari ini? Benar2 GAK MASUK AKAL emang
Padahal, Ridwan Kamil dilahirkan dari proses demokrasi yang ADIL pada saat memulai karir politik di kota Bandung dulu. Dia bukan anak siapa2, tapi punya kesempatan yang sama dengan anak Presiden sekalipun utk bertarung dan menang
Sekarang, Ridwan Kamil berenang dan hidup didalam KUBANGAN KOTORAN yang sangat MENJIJIKKAN. Bukan karena kekalahan, bukan. Tapi karena dengan sadar dia memilih hidup di kubangan itu lalu membesarkan perutnya lewat kotoran2 itu
Ridwan Kamil dengan kesadaran penuh hanya akan melawan Calon Independen (juga lewat settingan) Dharma Pongrekun, MALING KTP Warga Jakarta
Jalur yang dipilih bukan jalur seorang petarung sama sekali, tapi lewat jalur PENGECUT karena takut melawan Ahok dan Anies
Ridwan Kamil tak ingin adu gagasan dengan keduanya, karena bertarung dengan mereka sama saja BUNUH DIRI. Di Jabar saja sudah gak meyakinkan, apalagi di Jakarta jika melawan Ahok dan Anies? Bisa menangis darah meraung2 berbulan-bulan
Demokrasi melahirkan Ridwan Kamil menjadi dikenal sebagaimana Jokowi, tetapi Demokrasi juga yang membuat keduanya bertarung tak punya hati lewat skenario melawan calon fiktif
Ya, PECUNDANG memang tak berani melawan manusia sekelas Ahok, karena Ahok tak bisa DISETIR oleh OLIGARKI, Neo Orde Baru dan pemuja NEPOTISME
Oh iya, hampir lupa Istri anda juga sudah menjadi Anggota DPR RI, sebuah perpaduan rasa ORDE BARU dan rasa OLIGARKI yang sempurna, partai Golkar pula kendaraan Soeharto, Koruptor terbesar didunia
Gak ada lagi rasa HORMAT kepada Ridwan Kamil, karena jalan yang dipilih bukan jalan yang terhormat
Selamat bertarung melawan Pongrekun, saya yakin kalian ketawa2 dibelakang mengatur skenario berikutnya karena andalah pasti pemenangnya