Di sepanjang kawasan sumbu filosofi pula ketimpangan terus terjadi. Sejumlah orang meninggal karena kelelahan bekerja atau kelaparan, dan kejadian2 inilah yang terus menjadi bagian dari cerita kota yang kejam.
Karena saya sedang bicara dengan seorang dosen yang terbiasa bicara dalam bahasa akademis maka saya coba susun ulang argumen saya secara akademik, biar agak sedikit nyambung dengan pak dosen @ardisatriawan ✍️
Begini susunan kalimatnya :
Negara sebagai entitas abstrak tidak dapat melaksanakan kewajiban konstitusional secara langsung, melainkan dioperasikan melalui lembaga-lembaga negara dan individu-individu warga negara.
Oleh sebab itu, kewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Setiap profesi, sekecil apapun, berperan dalam pembentukan peradaban bangsa yang cerdas.
Negara kuat karena warganya cerdas. Warganya cerdas karena masing-masing sadar bahwa hidup cerdas adalah bagian dari tugas konstitusional kita sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 45 para alinea ke empat.
Salam Awokawok 👻