Tak ada yg tahu, apakah tahun depan masih ada dirumahmu atau di rumah keabadian.
Namun, jika orangtua para jamaah telah tiada. Mereka tak bisa berdoa untuk dirinya sendiri, datangilah makamnya, usap batu nisannya, basahi bibir kita dengan doa doa yg mungkin selama ini terlewatkan
Teks khutbah paragraf terakhir yg sampai saat ini belum sanggup kubaca
Jama'ah Sholat Idul Fitri rahimakumullaah
Khatib ingin bertanya, Dimana orangtua jamaah sekalian?
Masih hidupkah keduanya?
Jika masih, selepas khutbah ini. Pulanglah ke rumah, cium tangannya, peluk tubuhnya.
Ada fakta yg mungkin tidak kita sukai, umur kita bertambah, umur orangtua kita pun sama. Semakin kita berusaha membahagiakannya, semakin mereka mendekat pada takdir ajalnya
Minta maaflah pada keduanya, secerdas, sehebat apapun kita, keringat keduanyalah yg membawa kita sejauh ini
Kehilangan sandaran di umur sekecil ini, memanglah cobaan maha dahsyat. Anak-anak menangisi kepergian ayahnya dan meratapi dirinya sendiri, harus kemana arah hidup selanjutnya. Nasehat dari seorang "lanang tenan" tak akan datang lagi. Semoga ibunya dikuatkan, anaknya ditabahkan.
Kamu mengira sedang berjalan menuju masa depan
Nyatanya tak ada masa depan
Saat ini, kamu hanyalah berjalan menuju kematian
Lihatlah kini dunia menjauh dan akhirat semakin mendekat
Hari-harimu telah terlewati
Yang ada di depanmu hanyalah angan-angan...
@MuhammadZinidin Seharusnya bisa lebih mas. Karena Anies ini retorikanya melebihi SBY.
Mungkin yg akan banyak dibutuhkan Anies adalah logistik politik. Karena membentuk partai butuh biaya banyak. Nek wes duwe partai, tinggal saling sikut dengan oligarki.