Hasil dari rapat anggota memutuskan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027 adalah Prof. Dr. Haedar Nashir, https://t.co/Myae8s397b.Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027 adalah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
@HaedarNs@Abe_Mukti
https://t.co/XAiswlICia
Untuk seluruh warga persyarikatan mari kita Tunjukkan kepribadian sebagai warga persyarikatan yang tertib dan sopan. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi semua yang datang pada acara muktamar.
#TerimakasihMuhammadiyah#Milad110Muhammadiyah
https://t.co/tZOQuexdER
سترُ ما عاينتَ خيرُ من إشاعةِ ما ظننتَ
Menyembunyikan apa yang kau ketahui itu lebih baik daripada mengumbar apa yang kau duga-duga...
_AliBinAbiThalib_
(Museum sebagai ibrah masa lalu)
Kita memerlukan museum ini agar bisa mempelajari sejarah yg sangat berguna utk kita merencanakan masa depan kita dengan baik, & terinspirasi oleh perjuangan pimpinan Muhammadiyah terdahulu yg begitu ikhlas & ihsan dlm berjuang di Muhammadiyah
museum tidak sekadar wahana menyimpan benda-benda bersejarah masa lalu. Namun, lebih dari itu, museum adalah tempat edukasi, rekreasi, dan sekaligus sumber inspirasi.
Dan pada hari ini telah diresmi museum muhammadiyah.
@majalahSM@TVMuhammadiyah
https://t.co/Ph8j3mdXIZ
Transformasi Dakwah diera digital sangat diperlukan, salah satunya dengan https://t.co/8JeXEva6zW yg baru saja di luncurkan oleh MPI dalam rangka menyambut muktamar Muhammadiyah ke-48
@TVMuhammadiyah
https://t.co/r7N6hwyor4
Hadir di acara Tabligh Akbar, Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad menyampaikan gelaran Muktamar bukan hanya ajang pertemuan dari dari rindu warga Persyarikatan Muhammadiyah, tapi sekaligus sebagai ajang pengingat dalam urusan-urusan keagamaan.
#Muktamar48#Muktamar2022
Siswa dan mahasiswa yang belajar di Muhammadiyah, kalian tidak salah pilih, kalian memiliki suatu kebanggaan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Apa itu ?
@dikdasmenpusat@diktilitbang
https://t.co/x9QHOdSDjK
Istikamah Beragama di era Diarupsi
Pada zaman skrng banyak manusia sudah tdk ajeg lagi dalam beragama, mereka beragama dengan bermuka dua. Kadang mereka shalih, tetapi kadang mereka menjelma menjadi manusia yg serakah dan tdk mengenal belas kasih.
Yakni menjadi beragama yg terbelah: pagi beriman, sorenya kafir , atau sebaliknya.
Berani menjual kebenaran agama dgn kehidupan dunia seperti harta kekayaan & jabatan