satu hal, aku kesulitan mengekspresikan rasa.
jadi, aku belajar bentuk empati dengan logika.
yap, dibaca, dipelajari, contohnya satu persatu.
dari kondisi yang kuhadapi gimana, aku harus memproses dan tau "oh ini apa", setelahnya baru aku merespon seperti apa yang "seharusnya".