Kesempatan terbaik bagi Barcelona untuk memenangkan semuanya bersama Hansi Flick adalah musim pertamanya. Hanya itu. Saat lawan masih "kagok" dengan pressing super agresifnya, saat lawan belum sepenuhnya paham memanfaatkan garis pertahanan tinggi andalannya.
Pada musim2 berikutnya, tim-tim lain makin terbiasa. Supaya bisa atasi pressing agresif, tinggal hindari berlama-lama dengan bola di area berbahaya dan sebisa mungkin memenangkan bola kedua. Untuk memanfaatkan garis pertahanan tinggi, cukup bermain low block lalu lakukan serangan secepatnya.
Celakanya, Flick tidak punya plan B. Kalau dua elemen utama dalam strateginya sudah buntu, tidak akan ada yang namanya perubahan strategi. Ia akan tetap dengan, katakanlah plan utamanya, hanya dengan intensitas yang lebih tinggi. Dan ini makin jadi sasaran empuk bagi siapapun lawannya.
Makin tidak ideal situasinya karena kebetulan Flick kehilangan beberapa amunisi di musim keduanya tanpa punya pengganti serupa: Inigo yang tidak hanya berfungsi sebagai "leader" tetapi jg amat penting untuk strategi offside trap Barcelona, lalu Lewandowski yang juga bisa disebut "hilang" karena performanya saat ini tidak lagi cukup untuk berada di 11 pertama.
Polanya persis dengan yang terjadi di Bayern. Berjaya di musim pertama, mulai sering terekspos di musim kedua. Bayern juga kehilangan nama-nama penting di musim kedua Flick: Thiago, Alaba, Perisic. Yang berbeda, Bayern bisa meraih semuanya di musim pertama saat Flick menjadi juru latih.
Melihat durasi kontraknya, Flick mungkin akan punya karier yang lebih panjang di Barcelona ketimbang saat masih di Bayern. Tapi kalau tidak dibarengi dengan sejumlah penyesuaian, dan kalau Barcelona tidak bisa memberikan skuat yang dia inginkan, hasilnya tidak akan jauh berbeda.
Bukan tidak mungkin Flick mulai banyak mengeluh jika ada keinginannya yang tidak terpenuhi, lalu terlibat perseteruan internal dengan salah satu atau beberapa pemangku keputusan, seperti yang juga terjadi sebelum ia mengundurkan diri dari Bayern tepat di akhir musim keduanya.
Untuk kami yang sudah bertahun-tahun mengikuti sepak bola Jerman, sesungguhnya sangat menantikan akan bagaimana Hansi Flick musim-musim mendatang: Apakah ia sudi berevolusi atau justru tetap percaya bahwa versi terbaik dari dirinya adalah yang dulu pernah membawa segalanya?
@cinnamo0ns_ dulu belum jaman QRIS, ada cof*ee tof*ee yg suka nilep kembalian recehan. Bilangnya nnti diantar ke meja, tapi sampai pulang ngga ada diantar. Customer kan gengsi ya mau minta kembalian bangsa 1rb 2rb ke meja kasir lg 🤭🤭. Bukan sekali 2x, krn dlu sesering itu nugas di situ.
kalau ngoceh berasa wapres muda paling progresif, kurikulum coding-AI-hilirisasi. Tapi kelakuannya masih sebatas politik gentong babi era jahiliyah.
memang Plenger 😪
Ada bangau merah di halaman,
Ada juga Sanji dan Zoro lagi bersalaman.
Di hari suci penuh kemenangan,
Mari saling maaf dan eratkan persaudaraan.
Selamat Idulfitri 1447 H✨
Mari meneguhkan ukhuwah dan menebar kebaikan🙏🏻😇
#Muhammadiyah#SiapLebihAwal#Idulfitri
A (14) naik motor di ruas jalan RSUD
Maren. tbtb seorang Brimob
lompat & mukul pakai helm hingga
terjatuh. A pendarahan dari mulut &
hidung krn benturan belakang kepala
kakak korban bilang mereka narik A layaknya binatang, ga digendong tapi ditarik dari belakang ke dalam mobil dgn posisi menyamping
saksi mengatakan ada upaya dari anggota untuk menyatakan bahwa korban melakukan balap liar
Ramai informasi mengenai alamat rumah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi yang ditandai dengan "Tembok Ratapan Solo" di Google Maps.
Dalam unggahan tersebut terlihat seorang laki-laki menempelkan telapak tangannya pada pagar tersebut, seolah sedang berdoa.
Baca di: https://t.co/3PqDEffxZC
~WR #Jokowi #TembokRatapan #Solo
@TheSouthers@Sport77Official harsh truth, tapi bro emang bener. ngga nyaman bgt nntn podcast ini kalau harus ngobrol pake bhs inggris.
no hard feelings, tapi semoga menerima masukan jd perbaikan ke depannya 🫡🫡