Fenomena layoff di 2026 ini polanya udah geser. Banyak company nge-layoff BUKAN karena mereka lagi rugi atau kehabisan duit.
Ini murni restrukturisasi strategis: Anggaran dialihkan dari headcount (gaji karyawan) ke investasi infrastruktur AI & data center.
Sekarang investor gak cuma liat revenue growth, tapi nyari efficiency ratio. Dampaknya tren tim makin dibuat lean. Satu orang yang paham sistem & utilitas AI ditargetkan bisa handle output yang dulunya butuh 3-5 orang. Human-to-output ratio lagi dikurasi ketat.
Kalau cuma modal "kerja keras manual" tanpa tahu cara nge-leverage teknologi, posisi kita bakal makin rentan.
Di era no-backfill kayak sekarang, ini 3 skill utama yang bisa lu kuasai biar tetap punya visibility & bargaining power tinggi di job market:
System-Building & Automasi Workflow
Bukan cuma bisa input data atau ngerjain tugas harian secara manual.
Tapi bisa ngerancang sistem kerja yang otomatis. Lu harus paham cara ngubungin satu tools ke tools lain (paham data pipeline, AI prompts chain, atau minimal makro/automasi basic) biar kerjaan tim efisien tanpa human error.
Data-Driven Problem Solving (Analisis Makro & Mikro)
Bisa baca grafik atau bikin laporan visual yang cantik dan narik insight tajam dari data tersebut untuk motong cost atau nyari celah revenue baru buat bisnis. Perusahaan butuh orang yang bisa ngasih rekomendasi strategis, bukan cuma tukang rekap.
High-Value Communication (Visibility & Impact)
Di era tim serba ramping, kemampuan buat keliatan itu krusial. Lo harus bisa nge-translate hal teknis yang ribet jadi bahasa bisnis yang simpel ke stakeholders. Kemampuan navigasi konflik, coaching tim bawah agar high-performing, dan mempresentasikan dampak nyata (business impact) kerjaan ke manajemen adalah penyelamat terbaik dari badai layoff.
【Official Trailer】
Suikoden: The Anime
Scheduled for October 2026!
The anime adaptation of the RPG Suikoden will be set in the world of Suikoden II.
✨More: https://t.co/EfOIsnr5DJ
One of my favorite lessons I’ve learnt from working with smart people:
Action produces information. If you’re unsure of what to do, just do anything, even if it’s the wrong thing. This will give you information about what you should actually be doing.
Sounds simple on the surface - the hard part is making it part of your every day working process.
Siapa tau ada yg mau bikin logo, tp yg deadlinenya ga mepet.. haha saya open order ya. Slot 10 sampai akhir Juli. Nego2 tipis jg sabi.. hehe
RT is appreciated 🫡
@perogeremmer Halo mas, sekarang ini mau belajar (udah berjalan sebetulnya) bahasa Mandarin di Duolingo. Tujuan utama memang karir, tapi sekalian networking karena punya temen2 juga dari China Mainland.
Dulu waktu punya device kindle, buku2nya kebanyakan bajakan (pengakuan dosa).
Sekarang buku2 digitalnya udah beli asli di amazon, malah device kindle nya yang ga ada 🙃
@MikaelDewabrata Pernah interview di daerah Ancol atau Mangga Dua sekitarnya. Jadwal jam 1 siang, udah sampe di lokasi dari jam 12 dan baru mulai interview jam 1:45.
Ditanya apa yang paling ga disukai dari orang lain, gw jawab kalau suka ngaret, apalagi ga ngomong alasan telatnya kenapa🤣
Kedua adalah di menit ke 36, dibahas bahwa pengabdian terbaik untuk negara adalah harus lahir dari dalam dengan menjadi individu yang terbaik, kompeten, powerful, dan kind.
Tambahannya adalah mempunyai kharisma, sehingga bisa berartikulasi dengan bijak lewat lisan dan tulisan.