sorry for interrupting your tl, tapi pembakaran hutan & lahan blm usai, darurat ISPA, sumatra dilanda banjir, NTT blm pulih, sengketa lahan di papua, rupiah melemah, krisis air bersih, BBM langka, pemadaman bergilir, kasus keracunan MBG trs brmunculan. pls don't stop speaking up!
liatnya jujur miris banget wkwkwk likeโฆ is this really how a president is supposed to speak in a national forum? ngomong โgoblokโ sambil merendahkan para pakar, trs malah disambut tepuk tangan dari forum itu sendiriโฆ.. we are so doomed. bnr bnr pada gila lu semua
lu bayangin, pakar dan para ahli kuliah sampe S3, memahami seluk beluknya, tapi dikatain bego sama jenderal yang dipecat. kapsitas lu bahkan engga ada seujung kukunya para pakar buat berlaga kaya gini. sakit lu.
Untuk warga X kami dari org Kalimantan minta tolong di up di setiap pemberitaan yg kami posting karna itulah yg terjadi sekarang ini.
KAMI CAPEKKKK kasian petugas pemadam sampai bbrp org yg meninggal ๐ญ๐ณ๏ธ
๐จ SOS KALIMANTAN
WORLD, PLEASE LOOK AT THIS!
19 SEPTEMBER 2026 ๐ฎ๐ฉ
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan lagi cerita lokal.
Sudah berminggu-minggu api membakar.
Asap menyelimuti permukiman.
Kualitas udara memburuk.
Dan dampaknya mulai menyeberangi batas negara.
Reuters melaporkan asap dari kebakaran Indonesia telah berdampak ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Laporan kawasan juga menunjukkan kabut asap lintas batas telah mencapai Singapura hingga selatan Vietnam.
Artinya, asap tidak berhenti di garis batas Indonesia.
ASAP TIDAK PUNYA PASPOR.
Hari ini Kalimantan.
Besok wilayah lain bisa ikut menghirup dampaknya.
Dan sekarang, di Ray 3, Desa Puntik, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, karhutla dilaporkan semakin mendekati rumah warga.
WARGA SUDAH DI DEKAT API.
Pertanyaannya
HARUS MENUNGGU RUMAH WARGA TERBAKAR DULU BARU NEGARA BERGERAK?
Kepada media internasional:
@Reuters@AP@BBCWorld@CNN@AJEnglish@AFP@guardian@nytimes@dwnews@ChannelNewsAsia@SCMPNews@AlJazeera@elonmusk
Tolong lihat Kalimantan.
Tolong liput.
Tolong sebarkan.
Kepada lembaga internasional
@UN@UNEP@UNHumanRights@UNFCCC@WHO@WMO@ASEAN
Kami tidak meminta dunia mengambil alih Indonesia.
Kami meminta dunia MELIHAT.
Karena ketika asap sudah menyeberangi batas negara, ketika kualitas udara memburuk, ketika warga mulai terdampak dan ketika api semakin dekat dengan permukiman, persoalannya tidak lagi bisa dianggap sebagai sekadar kebakaran biasa.
IRONISNYA...
Dunia setiap tahun berbicara tentang perubahan iklim, perlindungan hutan dan emisi karbon.
Tapi di Kalimantan, warga justru sedang berjuang mendapatkan sesuatu yang jauh lebih sederhana:
UDARA YANG BISA DIHIRUP.
Kepada pemerintah Indonesia
Jangan tunggu dunia ramai memberitakan baru bergerak.
Jangan tunggu negara tetangga protes.
Jangan tunggu bandara terganggu.
Jangan tunggu sekolah diliburkan.
Jangan tunggu rumah warga terbakar.
DAN JANGAN TUNGGU KORBAN BERJATUHAN.
API TIDAK MENUNGGU RAPAT.
ASAP TIDAK MENUNGGU KONFERENSI PERS.
WARGA TIDAK BISA MENUNGGU SAMPAI MUSIM HUJAN.
Jika kemampuan di lapangan terbatas, kerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Jika membutuhkan bantuan, buka ruang koordinasi dan kerja sama.
Jika ada dugaan pembakaran ilegal, usut.
Jika ada perusahaan atau individu yang terbukti melanggar, tindak.
Jangan hanya sibuk mencari siapa yang akan disalahkan setelah semuanya terbakar.
๐ฅ๐ณ
KALIMANTAN BUKAN TITIK KECIL DI PETA.
DI SINI ADA MANUSIA.
DI SINI ADA RUMAH.
DI SINI ADA SEKOLAH.
DI SINI ADA HUTAN.
DI SINI ADA KEHIDUPAN.
WORLD, PLEASE WATCH KALIMANTAN.
#SaveKalimantan
#KalimantanBurning
#IndonesiaForestFire
si prabowo tuh dari masa kampanye komunikasi gak jelas, ngomong ngawur gaada isi tapi tetep pada milih tuh goblok bgt ya anjg ternyata indo segoblok gitu jirlah
situs web ini gratis, buatan Kak Triprnmaji untuk memantau sebaran abu vulkanik dari gunung api yang berstatus siaga di Indonesia.
https://t.co/ppJNGZm8M9
dapat diakses langsung, tanpa perlu mengunduh aplikasi.
informasi yang tersedia meliputi:
- daftar gunung api yang saat ini berstatus siaga
- arah sebaran abu vulkanik
- prediksi apakah wilayah tempat tinggal berpotensi dilalui abu vulkanik dalam 18 jam ke depan.
datanya diambil langsung dari lembaga resmi yang bertugas memantau abu vulkanik demi keselamatan penerbangan dunia, sumber ini juga digunakan maskapai penerbangan untuk menentukan rute pesawat.
cara penggunaannya sederhana:
- buka situs web;
- pilih gunung api yang berstatus siaga;
- ketik nama kota atau izinkan akses lokasi pada perangkat.
hasil akan langsung ditampilkan, apakah wilayah tersebut aman atau berpotensi terlewati abu vulkanik, beserta perkiraan jaraknya dalam kilometer.
#GunungAnakKrakatau
#AbuVulkanik