“my (our) government didn’t support us”
dawg while indonesia is one of the powerhouse countries for speed category?? WE SERIOUSLY NEED TO NUKE THE GOVERNMENT
Seorang koruptor ngomongin moral seorang aktivis dalam berkata-kata. “Mau jadi apa bangsa ini…” katanya menanggapi cara bertutur Tyo.
Kelucuan yang tragis to the max…
Perwakilan ibu-ibu memprotes pemblokadean laju mahasiswa yang hendak berdemonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
"Saya di sini bukan mewakili mahasiswa, saya di sini sebagai ibu mereka. Saya akan menjaga mereka," ujar perempuan tersebut di hadapan polisi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan ekonomi masyarakat dan salah satu jantung lalu lintas DKI Jakarta.
"Sehingga apabila terjadi kepadatan arus, ini akan memberikan dampak yang luar biasa sampai dengan arteri," ucapnya.
🎥: https://t.co/eIWV4sXUbF Al Muhtada
~R #Demo #Peristiwa #Cut
MACET GAK USAH NYALAHIN PENDEMO. SALAHIN YANG BIKIN KEBIJAKAN SAMPE PENDEMO HARUS TURUN KE JALAN.
Lagian yang bikin macet juga si kacang ijo kacang coklat. Mahasiswa yang turun aja gak nyampe 2.000 orang, si kacang 6.088, kek mau perang aja. 😭✌🏻
Bagaimana kalau event lari Jakim Sabtu - Minggu besok dibatalkan karena eskalasi situasi?
Ya nggak apa2, dan kalau 45.000 runner mau marah, marahlah pada negara, bukan pada warga yang terpaksa harus menyatakan sikap dan pendapat di jalanan karena negara ini salah diurus
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Jika dibandingkan waktu demo tahun lalu. Kita semua bisa cek CCTV, sampe ada ojol dilindes kendaraan taktikal pun langsung keliatan dari CCTV. Semua media berlomba2 menayangkan Breaking News Live.
Tahun sekarang? Cuma Kompas TV yang berani menayangkan aksi demo. Sedangkan media lain bungkam, udah dibeli oleh rezim. CCTV pun dimatiin.
Para pendemo dihalangi dan gak sampe ke titik orasi. Rakyat dibungkam bahkan sebelum sempat bicara. Ini bener2 ngeri sih.
Gimana? Udah berasa hawa orbanya?
Lucu rasanya. Pasukan lengkap TNI-Polisi dikerahkan untuk menghadang barisan orang muda tanpa senjata yang hendak menyuarakan haknya. Mengingat berkali-kali menyaksikan negara begitu “softspoken” sama penjahat perang macam Trump dan Netanyahu. Tapi berlaga sangat galak kepada rakyatnya sendiri. Republik anomali
statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini 🫡
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.