Kedua tangannya memerah, bersimbah darah segar. Wajahnya pun dipenuhi noda merah pekat—terutama di area sekitar mulut dan hidungnya. Di bawah kakinya, tumpukan tubuh tak bernyawa menggunung dengan kondisi dada yang terkoyak terbuka.
"We are going to raid Adelard's factories and warehouses. Every single factory and warehouse."
Jio menjeda kalimatnya sejenak, senyumnya semakin melebar.
"Take everything. Leave nothing behind."