kenapa kondom dikasih dengan gratis padahal sex adalah pilihan sedangkan pembalut harus dibeli padahal setiap perempuan harus menjalani menstruasi selama hidupnya!!!???!? GA PAHAM GUE KONSEPNYA this country is misogyny af
@arsipelangi Soal pedofilia juga, Kak. Ini penting banget apalagi di kota-kota kecil, karena banyak banget anak2 di bawah umur yang pacaran sama orang dewasa dan mereka bangga akan hal itu😞 Pas aku bantu nasehatin malah diketawain karena “Ah, bedanya cuma 4/5 tahun kok.”
i didn't say ini untuk anak sd ya. maybe this is something high school students can learn. ga perlu sampai bahas yang terlalu dalam, cukup basicnya aja supaya mereka ngerti what's right and what's wrong. and two good things can be learned at the same time.
i hope kurikulum di indo ngajarin soal apa itu misogynist, patriarki, feminist, homophobic, dll. ga paham kenapa isu sepenting itu ga dituntun oleh guru/orang tua... they always talk about academic and number.
Ini kondisi yg sama dengan timelineku.
Dulu penuh diisi orang orang Palestine, entah hanya foto satu roti atau lagi ngantri ambil air. Sekrang hanya tinggal segelintir, bukan karena algoritma,tapi karena pelan pelan mereka pergi dibunuh israel 😭💔
-star buat carat atau kpopers yg merasa MUSLIM
ngeliat hype hari ini, keknya banyak yg lupa ya kalo minghao a.k.a the8 seventeen pernah ubah nasyid nabi jadi lagu DJ dan belum ada pernyataan sama sekali 💀
kata gua rugi dah ada org yg gatau klo ada cowo semantep segacor segila segokil ini di dunia. MKST gua tuh kyk lu liat dah visualnya MANTEP BGT COI!!!! haduh Yoshinori lu beneran DESERVE dikenal bnyk org dah. syg bgt visual secakep ini ga dimanfaatin dgn baik sm waijing kolot
sedih banget setiap ada aksi kayak gini. rasanya aneh aja, kenapa memperjuangkan kepentingan rakyat selalu harus lewat teriak, turun ke jalan, bahkan ngorbanin banyak hal. padahal kalau rakyat hidup layak dan negara berkembang karena kinerja pemerintah yang baik, mereka juga ikut untung. why is choosing the people always treated like the hardest option? nangis.
Demo mahasiswa dan buruh menghasilkan:
1) Jam kerja 8 jam sehari, lebih dari itu wajib dihitung lembur.
2) Ada upah minimum, UMR, buat buruh atau karyawan perusahaan.
3) UMR juga tiap tahun disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup.
Mau kaya gaji pokok PNS yang gak berubah dari tiga puluh tahun lalu? Kaya tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah dari 2007? Tuh kalau gak pernah demo, suka-suka mereka.
4) THR juga hasil demo tahun 1960an. Kita masih nikmatin sampai hari ini.
5) BPJS ketenagakerjaan.
6) Cuti tahunan minimum 12 hari.
7) Reformasi. Suharto turun.
Kalau nggak mungkin hari ini semua sosmed diblokir sama "Departemen Penerangan".
Mungkin semua berita di TV cuma datang dari "Berita Malam" sama "Dunia Dalam Berita" punya TVRI dan direlay semua TV swasta.
Pidato Presiden selalu live. Mau kalian dengerin "nyenyenye" live?
***
Semua itu kita nikmati hari ini.
Gitu banyak yang nyinyirin rakyat demo.
Macet paling berapa jam sih?
"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.
Kenapa yaa tiap lihat orang-orang demo gini selalu sedih.... kayak... guys nggak ada yang mau panas-panasan demo sampai taruhannya keselamatan kita seandainya pemerintah bejus mengurus negara.
POLRI BILANG GA TERIMA SURAT KABAR DEMO TAPI BISA SIAPIN 4500 LEBIH PERSONEL ADA YANG NGEKER DARI ATAS PULA KEK stop bodoh-bodohin rakyat ga semuanya tumbuh kurang gizi dan kasih sayang kek kalian
wkwk disuru sabar lagi karena ada koruptor lainnya yang ditangkap kasus korupsi MBG. kemana aja woy selama ini kok pelaku baru ditangkap pas warga mulai demo? dan terakhir kali kita disuruh sabar tiba-tiba ada alat berat nyampe di papua ya anjeng
cc:threadceliapi
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.