Dalam setiap pidatonya, prabowo kerap mengatakan,
"Siap mati demi rakyat"
"Membela kepentingan rakyat"
"Semua demi kebaikan rakyat", dsj.
Apakah semuanya ada yang terbukti? Belum. Ndak ada. Rakyat yang mana?
Sedangkan Tiyo, ia hanya mengenakan 1 kaus, dan hanya ia kenakan kurang dari 1 tahun, namun tulisan pada kaus rupanya terbukti dengan amat sangat akurat. Presisi.
Gila, negeri ini isinya cuma perlombaan tikus got berdasi.
Yang satu sibuk nilep anggaran makan gratisan pakai modus tata kelola, yang satu lagi Silmy Karim asyik panen duit mingguan 100 juta lewat perasan dokumen imigrasi. Rakyat di bawah mati-matian nyari sesuap nasi sampai tipes.
B4jingan kalian tikus got ‼️
IHSG terjun bebas
Rupiah thd dollar otw 20.000
Ayo pak Presiden @prabowo bertindaklah segera, apa kebijakan yg katanya Zaken Kabinet yg bpk bentuk. Jgn byk alasan ini itu seolah Indonesia saat ini baik2 saja.
Awak sdh bilang buang semua pejabat era Jokowi, krn mrk sdh terbukti 10thn minim capaian, yg menonjol adalah capaian korupsinya! 🤦♂️🤦♂️🤦♂️
Inilah penjelasan dari Prof Ferry Latuhihin, knp Rupiah terus jatuh !
Penjelasan yg mudah banget dicerna dan dipahami 👍
---------------
Menkeu Rp 18.000
Gua tetap menolak untuk bisa mengerti dan paham kenapa bisa ada kelompok masyarakat terdidik, punya akses informasi, yang milih doi. Kok bisa?
Kurang terang apa kegelapannya?
Said Didu nulis seolah Prabowo ini korban, boneka yg dikepung dari segala arah. Padahal dia bukan mannequin, dia arsitek utamanya. Kekacauan ini produk keputusannya sendiri.
Kalau saya presiden Prabowo, saya angkatan puang @msaid_didu jadi kepala MBG menggantikan Dadan. Sama2 dari IPB tapi puang lebih paham gizi dibanding Dadan dan punya integritas. Yang setuju sama saya ngacung!
SPEECHLESS !!
TERNYATA ADA BIAYA LEBIH BESAR LAGI DIACARA INI !!
PRABOWO BOYONG MOTIVATOR DARI AMERIKA, TONY ROBBINS.
KENAPA HARUS AMERIKA??
BAYARAN FANTASTIS HINGGA 25 MILYAR RUPIAH !!
MIND BLOWING !!
PAKE DUIT SIAPA WOK?
Tony Robbins, motivator kelas dunia asal Amerika Serikat yang baru saja diperkenalkan Presiden Prabowo kepada para pengelola program MBG dalam acara bertajuk "Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition" di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Rabu 3 Juni 2026.
Robbins tercatat pernah melatih empat presiden Amerika Serikat, serta nama-nama besar seperti Serena Williams dan tim NBA Golden State Warriors.
Prabowo sendiri menyatakan sengaja mengundang Robbins untuk berbagi pandangan mengenai kepemimpinan, tantangan hidup, dan cara menghadapi kesulitan.
"Saya memang mengundang seorang motivator, seorang tokoh pengusaha yang sukses dari Amerika Serikat yang sudah menjadi sahabat saya," kata Prabowo.
Sehari sebelum acara Sentul, Prabowo bahkan mengajak Tony Robbins makan langsung menu MBG di salah satu sekolah di Jakarta Barat pada Selasa 2 Juni 2026.
BERAPA BIAYANYA?
Motivator dibayar berdasarkan rate per jam. Mengacu pada pola acara pemerintahan skala nasional dengan 12.000 peserta, estimasi sesi motivasi Robbins berkisar 1,5 hingga 3 jam bukan seminar penuh, tapi sesi keynote dalam rangkaian acara yang lebih besar.
Yang menarik, Tony Robbins dikenal membutuhkan waktu persiapan tidak kurang dari 18 jam sebelum setiap sesi penampilan.
SKENARIO BAYARAN: LOW, MID, DAN HIGH
Pemerintah tidak mengumumkan angka resmi. Berikut estimasi berdasarkan standar industri global yang real, sudah termasuk semua komponen biaya:
SKENARIO LOW
TOTAL Rp 5,5 – 6 MILIAR
Asumsi: Hadir atas dasar pertemanan personal dengan Prabowo, tanpa agen booking resmi, sesi lebih singkat sekitar 1,5 jam.
Rincian estimasi:
Honorarium speaking fee minimum di atas 200.000 dolar AS = Rp 3,2 miliar
Tiket private jet atau first class PP Los Angeles–Jakarta = Rp 800 juta – 1,2 miliar
Akomodasi hotel bintang 5 suite 3–4 malam untuk Robbins dan tim kecil = Rp 300–500 juta
Tim pendamping (asisten pribadi, bodyguard, manajer) = Rp 200–300 juta
Ground transport VVIP selama di Indonesia = Rp 100–150 juta
Total estimasi: Rp 4,6 – 5,35 miliar, atau sekitar Rp 5–6 miliar all-in
SKENARIO MID
TOTAL Rp 8 – 10 MILIAR
Asumsi: Booking melalui agen resmi internasional, satu sesi keynote penuh 2–2,5 jam, kunjungan lapangan MBG sudah termasuk dalam paket.
Rincian estimasi:
Honorarium standar 300.000 dolar AS per event = Rp 4,8 miliar
Biaya agen booking (15–20% dari honorarium) = Rp 720 juta – 1 miliar
Private jet charter PP internasional = Rp 1,2 – 1,5 miliar
Akomodasi VVIP + extended stay untuk tim = Rp 500–700 juta
Tim profesional lengkap (manajer, PR, sound tech pribadi) = Rp 400–600 juta
Produksi teknis khusus (sound system, lighting, staging sesuai standar Robbins) = Rp 300–500 juta
Total estimasi: Rp 7,9 – 10 miliar, atau sekitar Rp 8–10 miliar all-in
SKENARIO HIGH
TOTAL Rp 18 – 25 MILIAR
Asumsi: Kontrak penuh multi-engagement: kunjungan MBG 2 Juni + sesi Sentul 3 Juni + kemungkinan sesi privat dengan kabinet atau inner circle pemerintahan. Untuk keterlibatan lebih dari satu sesi atau involvement yang lebih luas, bayaran Tony Robbins bisa mencapai jutaan dolar.
Rincian estimasi:
Honorarium multi-sesi 2 hari (1 juta dolar atau lebih) = Rp 16 miliar
Private jet charter + biaya tambahan VIP handling bandara = Rp 1,5 – 2 miliar
Akomodasi presidential suite seluruh rombongan lengkap = Rp 700 juta – 1 miliar
Tim besar: manajer, asisten, bodyguard, dokumentasi pribadi = Rp 600 – 800 juta
Produksi teknis premium + briefing & rehearsal khusus = Rp 500 – 700 juta
Biaya legal, kontrak internasional, asuransi penampilan = Rp 200–300 juta
Total estimasi: Rp 19,5 – 20,8 miliar, atau sekitar Rp 18–25 miliar all-in
Siapa yang menanggung semua biaya ini?
BGN sebagai penyelenggara?
APBN?
Atau murni kantong pribadi Prabowo ??
Tanggal 3 Juni 2026 Pukul 14.30 saya bersama Tim Kuasa Hukum telah menjalani Sidang perdana permohonan uji materi terhadap beberapa pasal dalam UU Kesehatan Omnibuslaw No. 17 thn 2023 dan dalam kesempatan yang sempit saya diberi sedikit waktu oleh yang mulia hakim konstitusi untuk menyampaikan alasan pengajuan permohonan uji materi tersebut sebagai berikut….
❗️FLASH NEWS❗️
Kabarnya Purbaya akan digantikan Chatib Basri/Budi Gunadi Sadikin sebagai Menkeu. Beradar rumor bahwa Purbaya akan digeser ke jajaran direksi Bank Indonesia.
Menurut kalian, mending siapa diantara CB/BGS? 🤔
Bulan ke 7 APBN bakal kebakaran...
Setelah Rupiah, dan IHSG bikin investor deg-degan, sekarang muncul babak baru: Trump mau tambah tarif lagi untuk Indonesia 🤣
AS mengusulkan tarif tambahan 10% untuk barang dari Indonesia karena isu rantai pasok dan kerja paksa.
Padahal Indonesia sudah ikut playlist favorit Trump :
✔ Ikut BOP inisiasi Trump
✔ Ikut mendukunh Israel
✔ Membuka akses Kertajati
✔ Memberikan data pribadi RI ke AS
✔ Membuka langit Indonesia untuk AS
✔ Membebaskan DHE SDA untuk AS
Tapi ternyata balasannya tarif tambahan 10% 🤣
Bikin 1 pintu export dan mau nentukan harga pasar sendiri, tapi ga bisa export hahahaha karena tarif makin mahal, pegimana ini judulnya...
Ironi di balik "diplomasi bestie" ini memang berasa panggung komedi satir tingkat tinggi.
Sudah kasih lampu hijau untuk berbagai fasilitas—mulai dari langit, data, sampai relaksasi regulasi DHE SDA untuk kebutuhan transisi mereka—eh, ujung-ujungnya dibalas dengan usulan tambahan tarif bea masuk.
America First tetaplah prioritas mutlak, tidak peduli seberapa panjang daftar kompromi yang sudah disodorkan di atas meja.
Usulan tarif teranyar ini yang membuat konsep integrasi ekonomi hilirisasi kita semakin terjepit...
Dalih Kerja Paksa & Rantai Pasok:
Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) mengajukan tambahan tarif 10% ini menggunakan investigasi Pasal 301 UU Perdagangan AS.
Alasan resminya adalah karena INDONESIA dianggap GAGAL menekan perdagangan barang yang dibuat dengan kerja paksa (forced labor).
Sebuah pukulan telak untuk sektor manufaktur, tekstil, dan industri hilir yang sedang getol-getolnya mencari pasar ekspor alternatif.
Efek Domino Kebijakan Tarif:
Dinamika tarif AS ini memang polanya berputar-putar. Setelah sempat ada huru-hara tarif resiprokal hingga 32% pada tahun lalu, lalu sempat mentok di Mahkamah Agung mereka, sekarang Washington memukul balik lewat instrumen regulasi baru yang menyasar 60 negara mitra perdagangan utama mereka, termasuk Indonesia.
Satu Pintu Ekspor yang Terkunci:
Strategi untuk membangun sentralisasi ekspor (satu pintu) demi mengontrol harga pasar global justru menemui jalan buntu ketika pasar konsumen terbesar seperti AS menaikkan tembok tarifnya tinggi-tinggi.
Alih-alih bisa mendikte harga, barang kita justru berisiko kehilangan daya saing karena harganya menjadi jauh lebih mahal di pasar global.
Catatan Lapangan:
Di atas kertas, kepatuhan dan konsesi sering kali diharapkan membuahkan dispensasi ekonomi. Namun, dalam kamus geopolitik transaksional, konsesi kemarin adalah sejarah, dan tarif hari ini adalah bisnis.
Ketika instrumen kebijakan seperti pelonggaran DHE hingga akomodasi korporasi barat dijalankan, pada akhirnya posisi tawar domestik kita tetap diuji oleh volatilitas hukum internal Amerika sendiri.
Jangankan menentukan harga pasar, sekarang pekerjaan rumahnya adalah memutar otak agar produk ekspor nasional tidak tertahan di gudang akibat kalah saing harga.
:: WeKa ::
Buat yg bingung kenapa ngk ada Demo,
Karna secara tujuan, itu mustahil.
Ada 2 alasan utama :
1. Kewenangan menurunkan presiden itu hanya dapat dilakukan oleh DPR.
Notabene 84% DPR skarang adalah koalisi Prabowo.
Jadi DPR kayak kebo yg dicucuk hidungnya !!!
2. Pada takut kalo Prabowo lengser, yg naik wakilnya yakni Gibran. Sangat banyak yg sangsi dengan kapasitasnya dan Gen Oslo nya.
Jadi ya, bingung juga mau gmna :)