JANGAN TERPROVOKASI‼️🚨 Kita cuma punya satu sama lain.
Dalam situasi protes warga, selalu ada dua arus: pertama, suara tulus masyarakat yang menuntut keadilan; kedua, upaya pihak tertentu yang ingin memanfaatkan momentum dengan menyusupkan provokasi.
Memahami perbedaan ini sangat penting agar perjuangan tidak disalahartikan.
Sejarah menunjukkan, setiap kali ada gerakan warga, pola provokasi hampir selalu sama:
> Isu Etnis/Agama: perjuangan rakyat dialihkan menjadi narasi kebencian horizontal. Ini efektif melemahkan solidaritas karena membuat sesama warga saling curiga.
> Seruan penjarahan atau perusakan. Ini sengaja dibuat agar gerakan dicap kriminal. BISA DIJADIKAN ALAT LEGITIMASI PENGUASA UTK MELAKUKAN KEKERASAN.
> Disinformasi: pesan berantai tanpa sumber jelas yang memicu emosi, bukan logika.
Ketika warga ikut terprovokasi, ada tiga konsekuensi serius: 1) delegitimasi gerakan, 2) kriminalisasi massal, 3) retak sosial (jadi RAKYAT VS RAKYAT)
TOLONG!!!
Verifikasi sumber, KONTROL EMOSI KOLEKTIF (amarah jgn diarahkan ke sesama warga), bangun solidaritas, dan ISOLASI PROVOKATOR.
@imeldace_ @bukalapak Kok sama ya jumlahnya 1.3jt uang yg ga sedikit kan, ga adil memang bukalapak tidak meyelesaikan masalah malah merugikan konsumen.
Terima kasih @bukalapak sudah memberikan pelajaran buat saya atas kerugian yg saya alami. Semoga tetap berhati2 untuk bertransaksi melalui market place
@Oxywater@bukalapak Artinya ini sering terjadi ya pembajakan akun di @bukalapak klo pelaku melakukan transaksi pakai akun saya knapa tidak ada history transaksi atas pembelian pulsa? Pelapak "greenlake city" juga sy rasa ini akun palsu
@Oxywater Kayaknya om tau banget ttg bukalapak, apakah pengiriman yg sudah diconfirm oleh konsumen dan dgn cepat dana akan bisa dicairkan oleh pelapak shg pelaku bisa menggunakan dana tsb untuk pembelian pulsa misalnya spt yg @bukalapak jelaskan atas kasus saya?