Purbaya vs x team 🌹
Harusnya bea cukai sudah selayaknya dibubarin di bulan september ini.
Disini banyak mafia
Mafia disini gila gila
Eh kirain bakalan kejadian terjadi pembubaran Bea cukai
Ternyata purbaya duluan yang terpongkeng
Siapa dirjen?
Saat ini dijabat oleh Letjen TNI (Purn.) Djaka Budi Utama
Karir paling cemerlang yang perna beliau dapatkan adalah berhasil menjadi anggota tim 🌹
Eks anggota team 🌹 jadi dirjen beacuk
😁😁
M
berharap apa? ke jurnalis istana aja cara ngomongnya si Teddy begini.
that’s why i said he’s THE WORST, kontributor utama yang bikin negara acak-acakan.
KDM daripada susah nyari duit dan ngeluh APBD Jabar ga segede DKI. Mending bikin app Judol palsu, nah nanti duit depo judol dari orang² Jabar masuk ke anggaran Pemda Jabar
Pak, Indonesia itu butuh 9.000 ton paracetamol setiap tahun.
Sembilan ribu ton, pak.
Itu angka dari Kementerian Kesehatan.
Paracetamol yang harganya 2.000 rupiah di warung sebelah, adalah obat paling banyak dikonsumsi di negara kita.
Pusing? Paracetamol.
Demam? Paracetamol.
Pegal habis kerja? Paracetamol.
Gak enak badan tapi gak tahu kenapa? Paracetamol juga.
Dan kita gak pernah nganggep itu aneh. Sampai aku baca satu hal yang bikin aku "beneran ini?"
Main2 pulpen saat rapat dengan kepala negara jelas akan ditafsirkan sbg kebosanan, ketidakpedulian, sikap menyepelekan, nggak respek.
Si karbitan ini apa nggak ngeh kalau dlm dunia diplomasi, setiap gerak-gerik delegasi dipantau dan dianggap membawa pesan dan makna.
Apalagi ini sama Putin..
Unpopular opinion: Mba Sara ini waktu di DPR adalah satu anggota DPR yg relatif bener kerjanya dan memanfaatkan privelegenya dengan baik
compare to ponakan yg lain jauh jauh jauh lebih bagusnya
Manchester City adalah rumah sakit swasta terbaik di Inggris.
Selama 10 tahun, mereka punya Guru Besar bernama Pep Guardiola. Semua alat yang dia minta dibeli. Semua dokter spesialis terbaik didatangkan.
Saking hebatnya, Pep dipercaya bisa menghidupkan orang mati.
Fabian Delph. John Stones. Manuel Akanji seharga £15 juta, pulangnya bawa treble.
Pep juga rajin mendidik koas. Begitu Guru Besarnya pensiun, rumah sakit menunjuk koas yang resep, tulisan tangan, dan tampangnya paling mirip: Enzo Maresca.
Masalahnya dokter2 senior ikut pergi. Rodri, Bernardo, Stones, Aké....
Direksi akhirnya ngasih £458 juta buat membeli peralatan sekaligus tenaga medis baru. £327 juta dihabiskan cuma buat tiga dokter bagian otak: Elliot Anderson, Bouaddi dan Enzo Fernández.
Iliman Ndiaye juga. Entah buat apa.
City sedang menguji apakah ilmu Pep benar2 bisa diwariskan, atau rumah sakit ini selama ini hebat hanya karena Guru Besarnya.
Kalau Maresca berhasil, dia memang dokter spesialis. Kalau gagal, memakai jas putih yang sama ga otomatis bikin lo jadi Pep.
Lagian jas putih di rumah sakit City terkenal terkutuk.
Konon setiap tengah malam sebelum operasi besar, hantu penunggu rumah sakit sering keluar dari ruang arsip.
Ia menyusuri lorong sambil berbisik:
“Seratus lima belas... seratus lima belas...”
Ngeri.
Era dadan, embege tetap dipaksa untuk didistribusikan selama bulan puasa.
Era sudaryono, embege tetap dipaksa untuk didistribusikan selama bencana.
See? Gairah dan birahi BGN untuk korupsi gak memandang siapa yang menahkodai. Sekali proyek iblis, tetaplah proyek iblis.
Cesc Fàbregas memilih jalan yang tidak populer untuk membuktikan dirinya sebagai pelatih.
Ketika banyak mantan pemain besar langsung mendapatkan kesempatan menangani klub elite, Fàbregas justru memilih membangun sesuatu dari bawah bersama Como.
Ia tidak diwarisi skuad bertabur bintang. Tidak punya ruang untuk sekadar mengandalkan nama besar pemainnya.
Fàbregas harus menciptakan identitas, membangun kepercayaan, dan membuat Como percaya bahwa mereka bisa bersaing dengan siapa pun.
Dan perlahan, hasilnya mulai terlihat.
Bukan hanya soal posisi di klasemen. Como mulai punya gaya bermain, keberanian, dan karakter yang mencerminkan pelatihnya.
Mungkin inilah yang membuat perjalanan Fàbregas terasa berbeda.
Ia tidak sedang mencari klub besar untuk membuktikan dirinya. Ia sedang membuat Como menjadi klub besar.
Dan jika berhasil, klub-klub elite mungkin akan datang dengan sendirinya.