GAGAL GINJAL di usia 32 tahun.
Rajin olahraga.
Badan bugar.
Makan sehat.
Nggak merokok.
Tapi satu kebiasaan sebelum lari justru membuat ginjalnya mengalami cedera akut.
Apa yang sebenarnya terjadi? 🧵👇
gagal menuju bundaran HI akibat tertahan barikade polisi, massa mahasiswa UI memilih untuk duduk di atas aspal bersama polisi
bikin salfok pas ada yg bagiin donat, trus ada yg bilang:
"polisi jangan minta" 😂
"buat rakyat rakyat aja ya, dari rakyat juga soalnya"
lanjut dialog dgn polisi sambil makan donat ditangan 😭
Legenda Real Madrid dan Brasil, Roberto Carlos, mengumumkan keputusannya untuk memeluk Islam empat minggu yang lalu.
Anggota Parlemen Turki, Ali Şahin, mengungkapkan kabar tersebut dengan mengutip pernyataan Syekh Jihad Hammada, seorang perwakilan komunitas Muslim di Brasil.
Menurut Hammada, Roberto Carlos mengunjungi São Paulo empat minggu yang lalu; di sana, ia mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam.
Anggota Parlemen Turki tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Roberto Carlos serta mendoakan kedamaian, kesehatan, dan keberkahan baginya beserta keluarga.
Pernikahannya dengan Soheila El-Tahri, yang merupakan keturunan Maroko dan Lebanon, menjadi alasan di balik keputusannya memeluk Islam.
Semoga Allah senantiasa meneguhkan imannya dalam agama-Nya, membimbing hatinya, melimpahkan keberkahan atas keislamannya, serta menjadikannya termasuk golongan orang-orang yang teguh pendirian dan mendapat petunjuk. 🤍 (@InMadridX)
Karier Cristiano Ronaldo mungkin adalah kisah tentang timing yang tak pernah sempurna.
Saat CR7 berada di puncak performanya, Portugal sebenarnya memiliki tim yang rela berjuang dan berkorban untuknya. Ada Pepe, Ricardo Quaresma, Raul Meireles, Bruno Alves, dan pemain-pemain lain yang menjadi tulang punggung generasi tersebut. Namun, kualitas kolektif mereka masih belum cukup untuk mengungguli kekuatan-kekuatan besar yang juga sedang berada di masa emasnya seperti Spanyol, Jerman, dan Prancis. Puncak generasi itu akhirnya melahirkan gelar Euro 2016, pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal saat itu.
Kini situasinya berbalik. Portugal memiliki salah satu skuad paling lengkap dan bertalenta dalam sejarah mereka, dengan kualitas yang mampu bersaing melawan siapa pun. Namun, Cristiano Ronaldo sudah tidak lagi berada di level yang sama seperti satu dekade lalu. Ditambah lagi, Portugal belum benar-benar menemukan pelatih yang mampu menyatukan semua potensi tersebut menjadi tim yang benar-benar maksimal.
Begitulah sepak bola. Ini bukan olahraga yang bisa dimenangkan oleh satu orang, sehebat apa pun dirinya. Dibutuhkan kualitas kolektif, pelatih yang tepat, momentum, dan sedikit keberuntungan.
Mungkin inilah ironi terbesar dalam karier Cristiano Ronaldo. Ketika ia berada di puncak, timnya belum cukup kuat. Ketika timnya akhirnya cukup kuat, ia tak lagi berada di puncak. Dan dalam sepak bola, takdir sering kali ditentukan oleh waktu yang tak pernah mau menunggu.
Bahkan yang terbaik pun tidak bisa menulis ulang takdir.
Cristiano Ronaldo akhirnya harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya memang tidak pernah ditakdirkan untuk memenangkan Piala Dunia. Meski telah menjaga fisik di level tertinggi hingga usia 41 tahun demi memimpin Portugal di enam edisi berbeda, ambisi besarnya selalu kandas jauh sebelum menyentuh partai puncak.
Kegagalan ini membuktikan bahwa kerja keras luar biasa sekalipun kadang tidak berdaya melawan garis takdir, menyisakan satu ruang kosong yang selamanya tidak akan pernah bisa ia isi.
This is the end. The Final Dance is over. The King leaves without his crown 💔
Álex Márquez physical conditions update: Marginal fracture of C7; further evaluation will be completed next week. Right clavicle fracture; it will be stabilized with a plate. He will undergo surgery today by the team at Hospital General de Catalunya. #GetWellSoonAlex