Piala Dunia Mati Suri
Disclaimer : Sebagian besar dibuat berdasar daya ingat.
Piala Dunia 2026 adalah Piala Dunia ke 23 setelah yg pertama diadakan pertama kali di Montevideo tahun 1930. Sempat vakum selama 12 tahun (setelah 1938 dan baru ada lagi di tahun 1950) karena perang dunia, yg kemudian rutin diselenggarakan setiap 4 tahun sekali.
Beberapa fakta terkait Piala Dunia adalah saat itu tidak ada satupun tim dari benua Eropa yg bisa menjadi juara saat Piala Dunia diselenggarakan di benua Amerika pun sebaliknya sampai kemudian Brazil meruntuhkan mitos itu di tahun 1958 saat Piala Dunia diselenggarakan di Swedia. Salah satu yg gue inget adalah saat final 1990 antara Jerman Barat v Argentina, ada selentingan bahwa Eropa saat itu gamau Argentina yg menjadi juara karena akan membuat tim tim dari Amerika Selatan semakin superior atas tim tim Eropa, tidak saja mereka akan sukses 2x menjadi juara di Benua Biru tapi juga akan membuat rekor menjadi 8-6 buat Amerika Selatan, sehingga muncul lah penalti kontroversial Andreas Brehme. Tapi tentu menjadi sebuah kisah yg hanya menjadi kasak kusuk.
Di final 1994 yg memanggungkan Brazil v Italy muncul kembali sentimen Eropa v Amerika Selatan, dan kali ini tim tim Amerika Selatan menaruh harapannya di Brazil dan akhirnya terwujud bahkan bonus bagi Brazil, mereka menjadi negara pertama yg 4x menjuarai Piala Dunia.
Dan bahkan final Piala Dunia saat itu disebut sebagai pemilik rekor penonton final terbanyak, yg bahkan itu diselenggarakan di sebuah Negara yg tidak mempunyai tradisi sepakbola. Ajaib? Mungkin.
Saat pertama muncul berita bahwa Piala Dunia ke 15 tersebut akan diselenggarakan di Negeri Paman Sam, yg saat itu gue inget banyak yg mempertanyakannya. Emang bisa AS jadi tuan rumah Olahraga yg mereka aja nyebutnya soccer? Tapi Final tersebut menjawab semuanya, bahkan bisa dibilang penyelenggaraannya berlangsung cukup bagus walau ada tragedi Andreas Escobar. Hypenya saat itu seingat gue sangat meriah, khas Piala Dunia. Ramai koran dan tabloid membahasnya, membahas kota kota penyelenggara dengan trivia trivianya, yg membuat gue menikmatinya. Dulu setiap Piala Dunia mau berlangsung kita bisa tau keunikan kota kota penyelenggara, misal di Roma ada air mancur di mana orang orang melempar koin dan berdoa, atau keindahan Hollywood dll. Belum lagi segala jenis souvenir dan logo Piala Dunia yg ada di mana bisa dibilang.
Nah, apa kabar Piala Dunia sekarang? Yg hanya dalam hitungan hari akan dimulai? Gue merasa hypenya sangat sangat sedikit klo tidak mau dibilang gak ada. Atau mungkin karena gue yg tidak tertarik ya? Bahkan Piala Dunia Qatar aja, yg menyalahi pakem bahwa Piala Dunia yg biasanya dilakukan di musim panas, ini dilakukan di musim dingin di negara dan benua yg tidak ada tradisi sepakbolanya. Tapi tetap aja menurut gue hypenya ada. Souvenirnya banyak juga ditemuin. Beda sama yg sekarang.
Mungkin ini terjadi karena situasi AS yg terlibat perang sehingga mungkin banyak yg memboikot pemberitaannya. Tapi kan ada Mexico dan Kanada? Iya, mereka terkena imbasnya, menurut gue. Kanada, bukan negara sepakbola dan satu satunya hal dari Kanada yg cukup terkenal menurut gue ya Robin Scherbatsky.
Atau mungkin juga semakin tidak adanya tabloid berpengaruh ke pemberitaan dan hype Pial Dunia? Ntahlah. Tapi yg jelas dulu, jelang piala dunia bahkan jauh jauh hari, tabloid seperti Bola udah ramai memberi ulasan tim tim yg akan bertanding, kota kota penyelenggaraan, bahkan tulisan dari para pesohor seperti alm Gus Dur, Si Doel bahkan seingat gue juga ada tulisan dari Franz Beckebauer atau siapakah ada juga orang Jerman yg rutin nulis saat Piala Dunia.
Jadi, apakah Piala Dunia nanti akan bangkit dari mati suri tepat saat kejuaraan berlangsung? Sepertinya iya, tapi yg jelas saat ini bisa dibilang Piala Dunia kehilangan magisnya.
I have supported this Football Club since I was 10 years old.
Thats 28 years I have bled Manchester United. It’s my religion.
I live in America and have 7 streaming services so I never miss a match.
I have patiently waited for this day since 1998.
Old Trafford I am here.
🚨🚨🎙️| Bruno Fernandes: "I stayed [at United] because I thought I still had something to contribute to the club.
Obviously, the Saudi offer, with all that money… it was huge. My wife has her feet on the ground, just like me.
We don't want to be the richest people in the world. We just want to be the ones who have achieved their dreams, who lead a beautiful life with their children and who try to achieve as much success as possible.
My wife said to me: 'Have you achieved your dreams? Have you accomplished everything you wanted?'
That little remark made me realize that she was on the same wavelength as me.
I didn't want to leave the club when we were in difficulty." [@BBCSport]
It’s mad that Italy were dogshit for a decade, then out of nowhere they peaked during Euro 2020 just to cockblock England out of their first trophy since 66, then straight back to being absolute wank again 😭
I don't think people understand the gravity of the situation as the UN is preparing for possible nuclear weapon use in Iran.
This is a picture of Tehran. For you uneducated, untraveled, never-served, warhawks licking your chops at the thought of bombing it. It's not some low population desert. There are families, children, family pets. Regular working class people with dreams. You're sick to want war.
Tehran is a city of nearly 10,000,000 people. Imagine nuking Washington, Berlin, Paris, London, or beyond, bombed with nuclear weapons.
I gave up my diplomatic career to leak this information. I suspended my duties so as not to be part of or a witness to this crime against humanity, in an attempt to prevent a nuclear winter before it is too late.
Yesterday, nearly ten million people protested “No Kings” in the United States. The possibility of the use of nuclear weapons must be taken very seriously. It's dangerous. Act now. Spread this message worldwide. Take the streets. Protest for our humanity and future. Only the people can stop it. History will remember us.