Tragedi Kanjuruhan menjadi salah satu peristiwa duka besar dalam dunia sepak bola Indonesia. Namun, di tengah suasana duka, muncul rekaman suara yang mengaku sebagai penjual dawet dan menyebarkan narasi bahwa tragedi terjadi karena suporter mabuk serta melakukan kekerasan.
Dari kasus ini, kita belajar bahwa setiap informasi yang viral belum tentu benar. Jangan mudah percaya pada rekaman, unggahan, atau pesan berantai sebelum memeriksa sumber resminya.
Saring sebelum sharing. Bijak bermedia, jangan ikut menyebarkan hoaks.
Halo, Mahesa!
Perkenalkan, saya Putri Refti Khoerunisa, mahasiswa baru Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang.
[PKKMB UNNES 2025]
Halo, Mahesa!
Perkenalkan, saya Putri Refti Khoerunisa , mahasiswa baru Program Studi Akuntansi , Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang.
Banyak yang melihat kegagalan sebagai titik henti, padahal โStand Tall After the Fallโ justru mengajak kita melihatnya sebagai titik balik. Melalui video ini, aku berharap teman-teman bisa melalui masa sulit, bangkit dari kegagalan dan melangkah lebih kuat dari sebelumnya
[PKKMB UNNES 2025]
Halo, Mahesa!
Perkenalkan, saya Putri Refti Khoerunisa, mahasiswa
baru Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang.
Saya siap menjalani perjalanan baru dan turut berkontribusi aktif dalam kegiatan PKKMB UNNES 2025 demi menciptakan generasi unggul,
berdaya saing, dan berkarakter.
โWork hard in silence. Let your success be your noise." โFrank Ocean.