Tidak banyak kita menemukan akademisi yang punya pemikiran politik seperti Arbi Sanit. Beberapa kali sempat bersentuhan bahkan menjadi saksi ahli bagi kawan2 yg diadili oleh rezim.
RIP Arbi Sanit, damai & tenang di Sisi-Nya
Perampokan kekayaan negara dimulai ketika kekuasaan ekonomi & politik dikuasai segelintir orang.
Segelintir orang ini menguasai Partai Politik, dengan "jalan demokratis" mereka mengatur UU yg membatasi partisipasi politik rakyat.
Inilah Rezim Ambang Batas, Rezim Oligarki!
(Sudah hampir setahun pandemi, masyarakat hidup di bawah tekanan & kecemasan)
Tetapi langkah yg diambil cenderung berdasarkan pertimbangan politik, bukan urusan kesehatan & ekonomi.
(Gaduh, penuh ketidakpastian)
Balada negeriku, masalah datang bertubi-tubi, ekonomi, politik, kesehatan, korupsi, bencana alam.
Degradasi kepercayaan, dekadensi moral.
Konsolidasi demokratik, bangun kekuatan baru, harapan baru, semangat baru.
Menangkan Pancasila, Rakyat Adil Makmur, Indonesia PRIMA!
Reformasi dibajak oligarki, rakyat banyak tersingkir di negeri sendiri.
Gaduh politik kekuasaan, ekonomi dan kesehatan masyarakat berantakan.
(Komprador dan kapitalis birokrat merajalela, burung garuda dililit naga)
Suku-suku di Papua harus terlibat aktif dalam pembuatan kebijakan publik. Otonomi khusus tanpa keterlibatan mereka hanya akan membentuk pemerintahan bos-bos lokal @ArkilausB#IndonesiaPRIMA#MenangkanPancasila
Bansos dirampok, asuransi dirampok, dana pensiun dirampok, hutan dirampok.
Kepercayaan rakyat dirampok, kecerdasan dirampok, kedaulatan & kemandirian dirampok, kesejahteraan dirampok!
Persatuan nasional dirampok, demokrasi dirampok, dasar negara dirampok, Pasal 33 dirampok!
"Tanah airku subur kaya raya, dikuasai sedikit orang para pemburu laba, lahan luas tak terkira, kerakusan merajalela, hutan ditebang di mana-mana, bencana datang kapan saja, derita hidup rakyat sepanjang masa."
Sepertinya politik kebencian yg mencabik-cabik Persatuan Nasional, sengaja dipelihara #RezimSatuPersen utk menjaga kepentingan ekonomi & kekuasaan mereka.
Mendesak, konsolidasi kekuatan demokratik utk selamatkan bangsa & tanah air dari cengkeraman #RezimSatuPersen
Liberalisme telah menghancurkan semangat kebangsaan, setiap persoalan disikapi sesuai dg pandangan & kepentingan kelompoknya masing-masing, kebencian, benturan, caci maki menjadi budaya, kebersamaan hilang.
Mari kembali ke jiwa & jati diri bangsa, Pancasila.
#MenangkanPancasila
Ketika harapan orang banyak (99%) dlm kehidupan politik & sosial ekonomi hilang, UU yg dibuat hanya menguntungkan sedikit orang (1%), masyarakat membangun harapan dg jalannya (identitas-keyakinan) sendiri.
Sblm tjd kekacauan, mari kembali ke jiwa & jatidiri bangsa, Pancasila.
Sdh berkali-kali penumpangnya kasih tahu kalau itu salah jalan, sopir tetap ngegas sesuai keinginannya.
Dan sekarang para penumpang sdh teriak itu salah jalan, sopirnya malah ngebut.
Akhirnya penumpang marah & ngamuk!
Eling Broh!
#Rezimsatupersen
"Negara ini akan kacau balau, jika prinsip kemanusiaan, prinsip keadilan, prinsip persatuan, prinsip demokrasi & prinsip hukum, sdh diinjak-injak oleh kepentingan kekuasaan yg menjadi alat kapital."
Jika UUPMA 1967 sbgai pintu masuk seluas-luasnya buat modal asing di era Orde baru (Soeharto) sekarang UU - Omnibuslaw sbgai regulasi membuka diri buat modal asing dan TKA nya utk mencaplok kekayaan Indonesia.
Slamat datang penjajahan manusia atas manusia, bangsa atas bangsa