udh gede kok masih tetep mikir kalo orang demo itu ga guna siโฆ and also, kalo negara dan pemerintahnya bener, nyenengin rakyat, gaakan ada demo. lu ngomong gitu karena emang lu belom kena ruginya, at least buka wawasan lu lebih luas, jangan stay di zona nyaman lu
๐ชฝ MUSINSA SUMMER BLACK FRIDAY
๐ https://t.co/RxLKF5B2K4
Salah satu yang ditunggu-tunggu tiap tahunnya! ๐๐๐ diskon selama 8 hari dimulai dari hari Minggu โก
Bisa mulai write down wishlist untuk dicek saat sale ya! ๐
happy window shopping. ๐๏ธ
Saying that the protest is unnecessary because the market and rupiah are making a rebound is like saying you can cancel your dentist appointment because the painkillers stopped your toothache. The symptom improved, not necessarily the problem.
Cerdas banget demo kali ini
CCTV publik kan tadi infonya tidak bisa diakses.
Tapi karena demonya di Bundaran HI, itu artinya semua pekerja di gedung-gedung pencakar langit sekitar situ akan menjadi CCTV sukarela.
Banyak yang langsung jadi citizen journalist ๐ฌ
respect setinggi tinggi nya untuk para mahasiswa dan masyarakat yg turun ke jalan, ga lupa untuk semua mutual or non mutual ku yg mau bersuara. terimakasih banyak sudah mau meluangkan waktu untuk posting, like maupun retweet mengenai keadaan negara yg sebenarnya.
tolong terus bersuara, mau sekecil apapun akun kalian, sedikit apapun audiens kalian, ga ada yg percuma. 1 suara, 1 postingan dari kalian sangat berharga. selama internet ga diputus, media sosial belum di blokir, media lokal masih terus bungkam, terus sampaikan aspirasi ya. panjang umur perjuangan โ๐ป
#demo #MenujuIndonesiaBangkrut
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? Itโs because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general publicโeveryone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. Itโs the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, whatโs happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, letโs be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. Itโs a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. Itโs no longer about yelling at a brick wall; itโs about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And thereโs no better stage for that than Bundaran HI.
-pake Bakor "itu mereka Islam ya? (aku pake hijab panjang) Teroris gak sih" terus staff satunya nyaut "Monyet Asia tenggara dan teroris LoL" SAKIT HATI NJIR. Untungnya artisnya gak ngomong apa-apa dan lagi sibuk foto tapi mulut staff nya YA ALLAH