kenapa harus cemas?
kan pada akhirnya tujuan hidup cuma satu :
“Inaa sholati, wanusuki, wamahyaya, wamamati illahi rabbil’alamin.”
sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku, hanya untuk Allah.
kalo semuanya untuk Allah, maka setiap luka pun jadi ibadah, setiap sabar jadi pahala, dan setiap detik hidup jadi jalan pulang menuju ridha Nya.
kronologi kisah helen dan seorang polisi di luar negeri:
- Helen ke toko bawa $1,25 uang kurang 50 sen buat beli telur
- Di rumah ada 6 orang 2 hari tidak makan
- Nekat masukkan 5 telur ke saku pecah sebelum sampai rumah
- Ketahuan pegawai toko polisi dipanggil
- Polisi Stacy kenal kondisi Helen pilih beli 1 karton telur sendiri, bukan menangkap
- Video viral masyarakat berbondong menyumbang
- Beberapa hari kemudian polisi datang lagi bawa 2 truk penuh makanan hasil sumbangan
- Hukum tidak harus kehilangan rasa kemanusiaan
- Ada beda antara kejahatan dan keputusasaan
Semua hafal kalimatnya. Tapi hampir tidak ada yang benar-benar menjalankannya.
Ki Hajar Dewantara tidak pernah bilang tugas guru adalah mengajar. Ia bilang tugas guru adalah menuntun, bukan menentukan arah hidup anak.
Sistem pendidikan hari ini membesarkan anak dengan cara yang bertolak belakang dengan yang diajarkan Ki Hajar. Anak dicetak untuk patuh, bukan untuk merdeka. Nilai rapor menentukan masa depan, bukan karakter dan budi pekerti.
Padahal dalam filsafat pendidikannya yang diulas tuntas oleh Ahada Ramadhana, Ki Hajar menegaskan bahwa pendidikan sejati adalah usaha menuntun kekuatan kodrat anak agar tumbuh sesuai dengan potensinya sendiri, bukan dicetak sesuai keinginan institusi.
Ing ngarso sung tulodo. Ing madya mangun karso. Tut wuri handayani. Tiga kalimat itu bukan sekadar slogan di logo Kemendikbud yang sudah lama kita lupakan maknanya.
Di depan, guru memberi teladan. Di tengah, guru membangkitkan semangat. Di belakang, guru mendorong tanpa memaksa. Ini bukan teori kepemimpinan biasa, ini adalah filsafat tentang bagaimana manusia seharusnya mendampingi manusia lain untuk tumbuh.
Ki Hajar juga merumuskan konsep ngerti, ngroso, nglakoni, yaitu bahwa anak harus memahami dengan akalnya, merasakan dengan hatinya, dan menjalankan dengan tindakannya. Pendidikan yang hanya menyentuh kepala tanpa menyentuh rasa dan laku adalah pendidikan yang setengah jalan.
Inilah yang membuat sistem Taman Siswa berbeda dari sekolah kolonial Belanda. Ki Hajar menolak model pendidikan yang memperlakukan murid seperti bank yang terus diisi, dan guru sebagai satu-satunya sumber kebenaran.
Ahada Ramadhana dalam buku ini juga mengurai bagaimana Ki Hajar menggunakan kebudayaan sebagai senjata utama pendidikan. Seni tari, gendhing, dan tradisi lokal bukan sekadar hiburan, tapi media pembentukan karakter dan penguatan rasa kebangsaan yang paling dalam.
Filsafat Trikon yang ia cetuskan, yaitu kontinuitas dengan akar budaya sendiri, konvergensi dengan dunia luar, dan konsentrisitas agar tetap beridentitas, adalah jawaban Ki Hajar terhadap globalisasi yang mengancam jiwa bangsa. Relevan di zamannya. Lebih relevan lagi hari ini.
Kita sudah terlalu lama menghafal nama Ki Hajar Dewantara tanpa pernah benar-benar membaca pikirannya.
Buku Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara karya Ahada Ramadhana hadir untuk menutup jarak itu. Sejarah hidupnya, falsafah pendidikannya, dan pengaruhnya terhadap Indonesia modern, semua diurai dengan jernih dan mendalam.
Ia dituduh sesat oleh ulama, diancam oleh penghulu, dan dijauhi oleh tetangganya sendiri. Semua itu terjadi hanya karena ia memasang meja dan kursi di dalam kelasnya.
Ini bukan kisah orang kafir yang menyerang Islam. Ini kisah seorang kiai dari Kauman yang mengubah cara kita belajar sampai hari ini.
Di awal abad ke-20, Indonesia hidup dalam dua sistem pendidikan yang saling melecehkan satu sama lain. Pesantren melahirkan ulama yang hafal kitab namun tidak mengenal matematika, sementara sekolah kolonial Belanda mencetak intelek yang lancar berhitung namun terputus dari akar spiritualnya sendiri.
Dari dua kutub inteligensia inilah lahir jurang yang dalam: lulusan pesantren menguasai agama tapi tidak menguasai ilmu umum, sementara lulusan sekolah Belanda menguasai ilmu umum tapi tidak menguasai ilmu agama. K.H. Ahmad Dahlan menyaksikan tragedi ini dari dekat, dan ia tidak bisa tinggal diam.
Dahlan menolak untuk memilih salah satu. Ia justru menggabungkan keduanya dalam satu kurikulum yang dianggap mustahil oleh kalangan kolot maupun kalangan radikal sekaligus. Di ruang tamu berukuran 2,5 x 6 meter, dengan perabotan yang sudah ia jual dan harta yang sudah ia lelang, ia memulai revolusi pendidikan dari nol.
Langkah itu bukan nekat tanpa pijakan. Dahlan memiliki landasan filosofis yang kuat: bahwa Al-Qur’an tidak hanya berbicara soal ritual ibadah, tetapi secara konsisten mendorong manusia untuk menggunakan akal dan mempelajari alam semesta. Ilmu agama dan ilmu umum, dalam pandangannya, adalah dua sayap dari satu burung yang sama.
Visi Ahmad Dahlan bukan sekadar memadukan mata pelajaran, melainkan membentuk manusia yang memiliki empat kecerdasan secara utuh: intelektual, spiritual, emosional, dan profesional. Inilah yang membedakan filsafat pendidikannya dari sekadar reformasi kurikulum biasa. Ia tidak sedang mereformasi sekolah, ia sedang mereformasi manusia.
Tujuan pendidikan menurut Dahlan adalah membentuk manusia yang alim dalam ilmu agama, berpandangan luas dengan memiliki pengetahuan umum, sekaligus siap berjuang mengabdi untuk menyantuni nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ukuran keberhasilan bukan nilai ujian, melainkan kemanfaatan nyata bagi orang-orang di sekitarnya.
Satu prinsip Dahlan yang paling mengguncang adalah penolakannya terhadap ilmu yang berhenti di kepala. Bagi Dahlan, materi pendidikan bukanlah sekadar teks yang dihafal, melainkan instrumen untuk transformasi. Ia menekankan pendidikan yang fungsional dan aplikatif, di mana ilmu harus menjelma menjadi amal perbuatan nyata.
Inilah yang membuat Muhammadiyah lahir bukan sebagai organisasi ceramah, melainkan organisasi yang langsung mendirikan rumah sakit, sekolah, dan panti asuhan. Dahlan tidak pernah percaya pada perubahan yang hanya terjadi di mimbar. Ia percaya pada perubahan yang terjadi di lantai rumah sakit dan di bangku sekolah.
Dahlan melihat bahwa dikotomi antara ilmu Islam dan ilmu umum bukan kebetulan sejarah, melainkan bagian dari strategi kolonial untuk memecah belah, agar masyarakat pribumi tetap bodoh dan terbelakang. Menyadari ini bukan sekedar pelajaran sejarah, ini adalah cermin yang membuat kita bertanya: seberapa jauh kita sudah benar-benar merdeka dari cara berpikir itu?
Hari ini, ketika dunia kerja menuntut profesional yang berintegritas dan sistem pendidikan kita masih sibuk memperdebatkan jam pelajaran agama versus mata pelajaran STEM, filsafat Dahlan terasa bukan sebagai masa lalu yang kita kenang, melainkan sebagai masa depan yang belum juga kita capai.
Ulasan Buku: Filsafat Pendidikan KH. Ahmad Dahlan - Utami Pratiwi
MBG ini deadlock. Dilanjutin makin kacau, ga dilanjutin dia didemo pengusaha SPPG dan karyawannya. Gak tau endingnya akan gimana.
Tapi, ini momentum tepat publik melihat keberpihakan Prabowo.
Pengusaha SPPG marah, wajar. Dari awal orientasi mereka cari duit. Jika MBG berhenti, beberapa dari mereka bahkan kayanya belum balik modal loh.
Yang pasti, ini buah dari kekonyolan negara bikin proyek tanpa riset. Mereka cuma mentingin politik, endingnya rakyat yang jadi korban.
Saran gw sih untuk pengusaha SPPG, tuntut hak lu aja. Kejar hak lu tanpa merugikan hak orang lain dg ngotot nuntut MBG berjalan dg skema era si dadan. Itu terlalu jahat. Minimal lu balik modal lah.
cc:threadmaulanasyh
Nasihat Warren Buffett untuk anak-anaknya:
1. Beli rumah cepat, mobil murah saja.
2. Barang jangka panjang, pilih yang mahal dan awet.
3. Jangan kerja dengan keluarga atau teman.
4. Rajin olahraga.
5. Lebih baik buka bisnis sendiri.
6. Kuasai public speaking.
7. Biasakan mandiri dan sendiri.
8. Pilih kerja dengan komisi, bukan gaji tetap.
Ketahuilah, bagaimana agama ini
bisa sampai kepadamu...
• Wajah mulia Nabi ﷺ harus terluka, dan
kedua kaki sucinya bersimbah darah.
• Abu Bakar dipukuli dengan keras dengan
sandal di pelataran Masjidil Haram.
• Mush'ab bin Umair ditahan dari makan & minum,
hingga kulitnya mengelupas bagai sisik ular.
• Leher Bilal bin Rabah dijerat dengan tali,
diserahkan kepada anak-anak untuk
diseret, lalu dipukuli dengan tongkat.
• Serta Khabbab bin Al-Aratt yang diuji
dengan siksaan bara api...
Ini adalah agama yang sangat mahal. Ia
datang kepadamu ditebus oleh pengorbanan
jiwa, raga, dan darah manusia² terbaik. Maka,
janganlah engkau menjadi orang yang keras
hati dan menyia-nyiakannya.
PERANG TERBUKA TERHADAP JOKOWI
prabowo gerah akibat demo mahasiswa dimana-mana
saat yang sama jokowi kampanye dengan alasan undangan warga
penahan roy-tifa sesungguhnya tawanan politik
jika prabowo melepas roy-tifa maka publik akan berbalik simpati, sekaligus memukul jokowi
Kenapa mahasiswa dan kelompok kritis demo dan menentang kebijakan Prabowo? Itu adalah wujud kekecewaan sebagian rakyat terhadap kondisi ekonomi, dan penggunaan anggaran yang dianggap boros oleh Pemerintah demi proyek proyek bakar uang.
Rakyat kritis sekarang juga khawatir atas kondisi demokrasi, serta menguatnya militerisme di era Prabowo. Ditambah berbagai akumulasi masalah yg muncul sejak awal pemerintahannya.
Isu Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, seperti Pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan pokok (termasuk beras), dan kenaikan harga BBM (hingga naik 32% baru-baru ini). Banyak yang dirasakan dan membuat resah. Karena dilihat sebagai bukti memburuknya ekonomi, dengan lapangan kerja yang makin sulit.
Program Nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP/Kopdes) dikritik keras sebagai wujud pemborosan APBN yang sangat membebani fiskal, dan berpotensi merusak dan merugikan ekonomi kerakyatan. Itulah yang menyebabkan crowding out investasi swasta, dan memicu pemotongan anggaran di sektor lain yg sebenarnya lebih produktif tinimbang MBG dan Koperasi DMP.
Rakyat melihat banyaknya kasus keracunan makanan dalam program MBG. Membuat para Demonstran menuntut evaluasi atau penghentian program itu, agar diganti alokasi yg lebih produktif.
PHK massal, lapangan kerja sempit, dan kenaikan pajak dan properti di tengah kesulitan hidup ditambah kenaikan pajak dan Pemotongan Anggaran besar-besaran untuk mendanai program populis, sungguh sangat mengecewakan banyak pihak.
Dengarkanlah ini salah satu suara dari rakyat kecil di Jawa tentang MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Monggo disimak, terus bagaimana menurut Anda?
@hermawan_devina UU No 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Berapa kerugian yang ditangung rakyat akibat kebijakan ESDM? Rakyat terlalu baik, padahal PLN wajib bayar ganti rugi karena ini murni kesalahan kebijakan bukan karena bencana alam.
Solusi kepada Prabowo utk menyelamatkan fiskal negara :
1. Pembukaan lahan 16-21 juta hektar utk sawit dan tambang
2. Pemadaman bergilir seluruh Indonesia tiap hari 6-10 jam
3. Buat aturan utk mengadakan retribusi di Jalan Nasional (Marka kuning) sebesar 15.000 per KM
4. Hapus BPJS
5. Hapus Tunjangan Guru
6. Lanjutkan Program MBG, Tambah lagi ribuan SPPG
7. Bangun 150.000 KDMP seluruh pelosok negeri
8. Naikkan Gaji Pejabat, Anggota Dewan dan Hakim sebesar 25-40%
9. Naikkan bunga KUR menjadi 12,5%
10. Massive kan studi banding penjabat keluar negeri utk penjabat
Bungkus pake OK GAS !!!
GAS?
Hari ini lagi-lagi ditampar oleh keajaiban Allah. Gajian suami masih jauh, honor nulis juga belum turun. Uang cuma tinggal 10rb. Si bungsu minta makan sama ayam krispi. Dalam hati berdoa ya Allah semoga ada keajaiban. Sempet ngobrol sama suami.
Kmrn ditawarin koperasi, mau diambil nggak? Kata suami, nggak usah. Kita udah komit berhenti dari riba. Insya Allah nanti coba Ayah pinjam dari salah satu jamaah temen ayah di masjid. Menjelang magrib, si bungsu nanya lagi.
"Mi, boleh ga kalau makan ayam krispi? Tapi dimakan di sana, mau main-main di Playground." Cuma lihat-lihatan sama suami, lalu senyum. "Semoga nanti ada rezeki ya, Nak. Kalau blm ada, makan pakai telur aja ya. Nanti kalau udah gajian kita baru makan ayam."
Dia ngangguk sambil senyum. Setelah sholat magrib, berdoa gini. "Ya Allah, aku nggak mau riba lagi. Kun fayakun. Tolong bantu kami." Uang 10rb ditangan bisa buat beli telur, aku dadar 2 buat si kakak dan adek. Tiba-tiba selepas isya>>
Suami pulang dari masjid bawa amplop putih. "Mi, jangan pernah berhenti percaya sama Allah. Ini tadi tiba-tiba ayah dikasih uang zakat maal dari salah satu jamaah. Beliau memang rutin mengeluarkan zakat Maal. Dan tahun ini Allah menggerakkan hati beliau untuk memberikan zakat itu untuk kita."
Aku bengong. Pas amplop dibuka isinya 2juta rupiah. Nangis seketika itu. Masya Allah, maka nikmat mana lagi yang kau dustakan? Allah tahu apa jalan terbaik untuk kita. 😭😭 Terima kasih orang baik 🥺🥺🙏
cc:threadarunika_senja12