Uniknya, aku nggak marah, bahkan nggak dendam sama sekali. But my view of them has completely changed. Kepercayaannya pudar, koneksinya hilang, dan semau apa pun kita coba balik kayak dulu, you just cannot look at them the same way again.
Kehilangan respect sama seseorang itu bener-bener sebuah turning point. Mereka ngelakuin atau ngomong sesuatu yang seketika mengubah pandangan kita tentang mereka. From that moment on, everything just feels different.
saat dia menggantikanmu dengan orang baru, maka gantikan dia dengan dirimu yang baru, dia menggantikanmu dengan banyak orang, tapi kamu menggantikan dia dengan banyak hal, so in this time you win.
Sebelum aku berani memilih untuk pergi dari orang itu, aku sudah berkali-kali memilih untuk tetap tinggal dan memaklumi semuanya. Sampai aku sadar ternyata untuk menyelamatkan diriku sendiri, aku harus kehilangan dia.
Rasa kecewa itu datang lagi, masalah yang sama terulang lagi, sampai akhirnya kamu sadar sendiri bahwa kamu pantas mendapatkan ketenangan, bukan hanya bertahan dalam rasa sakit yang sama. Dan saat kamu akhirnya memilih pergi, itu bukan berarti kamu menyerah atau berhenti mencintai. Bisa jadi, kamu hanya sudah cukup lelah disakiti oleh orang yang sama, dan Tuhan sedang mengajarkan bahwa melepaskan sesuatu yang salah bukanlah kehilangan, melainkan cara untuk menyelamatkan dirimu sendiri.
sudah kupulangkan semua maaf untukmu, agar tak ada lagi sangkut paut agar tidak memberatkan langkah kita masing-masing. aku ingin sembuh tanpa perlu melihatmu jatuh, karena kebahagiaanku tak boleh dibangun di atas rasa dendam!