You can't build a
healthy relationship
with a man
who does any of these things
...even if he says he loves you, even if he says he's trying
1. He gets angry when you tell him you're hurt
Hiç fark ettiniz mi birçok ilişki kavgası, kadının bir sorunu fark etmesi ve erkeğin asıl sorunu çözmek yerine kadını o sorunu fark ettiği için suçlamasıyla başlıyor.
cakep ih kalimatnya:
“ngga semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional, mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya ga setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa”
bener juga sii.., ngejelasin hal kompleks ke orang yg belum mature emosinya cuma menguras energi. Protect your sanity, pahami boundaries dan mending save ur time buat hal yg worth it yah! 🤍🫶🏻
지금까지 가본 결혼식중에서
제일 감동스러웠던 신랑의 멘트가 있는데
"세상 사람들은 모두 너가 의연하고 제 몫을 다하는
어른이 되기를 바라지만, 적어도 내 앞에서만큼은 평생
철들 필요 없는 어린아이로 남아주었으면 좋겠어." 였음.
세상이 자꾸만 빨리 어른이 되라고 다그친다면
우리의 결혼이 너의 완벽한 도피처가 되었으면 좋겠다고.
내 곁에서 너는 언제든 마음껏 어리광 부리고 철없이
굴어도 되는 특권을 가졌으면 좋겠다는 대사였음.
lelaki tuh selalu pengen cari dan nemuin perempuan yang bisa membawa ketenangan, okey. pertanyaannya apakah mereka bisa bikin perempuan merasa secure?
jadi bukan hanya: "aku ingin mencari perempuan yang bisa buat aku tenang."
tetapi juga: "aku ingin menjadi laki-laki yang membuat perempuan yang kucintai merasa aman, sehingga ketenangan di antara kami muncul secara dua arah."
And it’s so funny cos it’s mostly the hyperindependent girlies that become little girls around you, when you show you’re a man
Moved to this woman cos she was independent, had been to different countries on her own, was literally holding her life together, I was so impressed
Until we started dating and I saw the sides I didn’t get to see prior, the soft, childish, playful, disorganized, cute side and it’s an amazing sight to witness fr
If you want a woman to express femininity, you have to express masculinity, no other way
dicintai itu emang penting, tapi diusahakan, dimengerti, dan dijaga mentalnya itu jauh lebih penting. karena banyak orang bisa bilang sayang, tapi ga semua orang benar benar tahu cara memahami, menjaga perasaan, dan bikin pasangannya merasa tenang.
gue baru sadar ternyata ada yang lebih gong dari acts of service. it’s being considered.
karena considerateness tuh menurut gue rare banget??? gak semua orang bisa consider orang lain, even when they’re genuinely nice. karena untuk consider seseorang, lo harus keluar dulu dari kepala lo sendiri.
lo harus notice:
“oh dia lagi meeting.”
“oh dia pasti capek.”
“oh dia gak pernah minta tolong.”
“oh kayaknya dia masih mau makan.”
“oh dia mungkin butuh ini.”
girls, minimal sekali seumur hidup cobain deh pacaran sama dominant man, yang punya provider mindset and give you princess treatment. yang bisa mengeluarkan sisi feminine lu, bisa bikin lu jadi cewek seutuhnya, jadi cewek yang manja dan centil.
aku ga bakal bosen bilang kalo kalo aku setuju sama trend “love should be fun” dimana kamu butuh cowo pinter yang bisa lebih dominan, cowo yang ngasih penjelasan logis tentang overthingking kamu, sabar sama kamu, gaa insecure, lebih banyak action, gaa banyak janji tapi banyak bukti, dan bisa bikin kamu nurut tanpa ngatur ngatur.
Someone once asked me what I admire most in a person.
I said: the ability to leave people softer than they found them. To have conversations that heal instead of wound. To make people feel safe, understood, and a little more at peace. To be the reason someone walks away feeling lighter instead of smaller. That kind of person is rare.
Breakups hurt, yeah. But you know what hurts even more? Staying with someone who keeps showing you they don't value you, don't make you a priority, and don't care about how you feel. Waiting for them to change. Settling for the bare minimum. Ignoring every sign because you're holding onto hope. That kind of pain lasts far longer than the breakup itself.
Sometimes the deepest heartbreak isn't losing them—it's realizing you spent so long trying to earn a love that should've been given freely. That's the part that really hurts.
there's a difference between a person who hurts you by making a mistake, and a person who hurts you by continuing a pattern. mistakes can be forgiven.
patterns should be broken.
nobody talks about the stage of grief where you can't even talk about it to anyone anymore because everyone expects you to be getting over it but it still runs through your mind everyday.