Maka, bolehkah setidaknya sekali saja, kali ini saja. Kurayu Tuhan agar mempertemukanmu dengan seseorang yang bisa membuatmu lebih bahagia, dan kuharap orang itu, masih aku.
Secangkir kopi dan lagu pengiringnya? tidak. Kamu? apalagi. Sial, aku rindu kau dengan segala ketidaksempurnaan yang menjadikanmu sempurna. Tapi, berat rasanya kamu akan membaca tulisan ini.
— 𝐃𝐄𝐒𝐄𝐌𝐁𝐄𝐑
Rasanya, ingin kuajak Desember berdamai. Agar akhirnya tidak harus sehancur ini, agar usainya tidak harus semenyakitkan ini. Namun, siapa lagi yang bisa kuajak berdiskusi tentang perpisahan sepihak? langit dan awan gelapnya? tidak.
— 𝐒𝐖𝐀𝐒𝐓𝐀𝐌𝐈𝐓𝐀
Kita adalah benda pudar
Terasa asing
Naskah itu terlanjur bungkam ku
Dialog mu membuat ku mati
Aku hilang ...
@Ramadhani_Aji26#sastrasmanela