Relationship Advice for Women
1. Saling Balas Effort
Jangan cuma mau diturutin tapi kamunya pasif, karena hubungan yang sehat itu wajib jalan dua arah.
2. Stop Main Tes-Tesan!
Ngetes kesetiaan pakai jebakan itu manipulasi, jadi kalau mau tahu sesuatu ya ngomong langsung aja.
3. Ngomong, Jangan Komunikode
Cowok itu bukan dukun yang bisa baca pikiran, jadi kalau kamu lagi kesel atau butuh sesuatu, langsung bilang dan stop berharap dia otomatis peka.
4. Hargai Usahanya
Hargai sekecil apa pun usaha yang dia lakukan biar dia gak ngerasa serba salah lalu jadi males berjuang lagi.
5. Kasih Rasa Hormat
Cowok itu butuh dihargai opininya dan dihormati posisinya sebagai pasangan, sebagaimana cewek yang selalu butuh dicintai.
6. Pilih Tenang, Kurangin Drama
Hubungan sehat itu nyari tenang bukan nyari ribut, jadi stop bikin drama atau ngungkit masa lalu cuma demi ngetes reaksinya.
7. Jangan Dibanding-bandingkan
Pasanganmu itu punya jalannya sendiri, jadi stop ngebandingin dia sama mantan, pacar orang lain, atau cowok fiktif di media sosial.
8. Dia Pasangan, Bukan Terapis
Dia adalah support system-kamu tapi bukan terapis yang bertugas menyembuhkan segala trauma masa lalu kamu, karena itu adalah tanggung jawab kamu sendiri.
9. Jadilah Tempat Pulang yang Aman
Dunia luar udah keras dan bikin stres, jadi pastikan kamu gak nambah beban barunya dan justru jadi tempat ternyaman buat dia pulang.
10. Hubungan Butuh Timbal Balik
Jangan menuntut diperlakukan dengan sempurna kalau kamu sendiri belum bisa kasih effort yang sama besarnya buat dia.
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Baca… Baca buku berat dan ringan. Baca buku fiksi dan non fiksi. Baca buku cetak dan digital. Baca buku di rumah, di jalan, dan saat istirahat kerja. Baca buku dari penulis terkenal dan dari penulis pemula. Baca buku beli sendiri dan pinjam dari perpustakaan. Baca buku sendirian dan bersama-sama. Baca buku sambil diam dan sambil diskusi. Baca buku buat berpikir serius dan buat suka-suka.
Baca buku apa saja, kapan saja, di mana saja. Selamat Hari Buku Nasional! :)
CAIR .. CAIIRRR 😜😂
Daftar media-media yg direkrut:
Folkactive, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia
jujur, Pati terlalu keren mobilisasinya.. kesadaran grassrootnya solid, sampai aksi 13 Mei (D-10) aja udh ada posko aksinya (kajian, ngumpulin logistik, konsolidasi, dll)
which is a good thing yg harus ditiru di pergerakan lain, gn terlalu mepet kalau urusan beginian.
gue suka banget kalimat ini:
“Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran.
Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.”
Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin.
Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri.
Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu.
Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang.
Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik.
Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja.
Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.