oktober atau november nanti aku bisa jadi wts tiket bts arirang day 3 cat 1 ku hehe (karna sesuatu yg gabisa aku tinggalkan dan aku ga akan ada di indonesia) so stay tune ya myy🫰🏻
oktober atau november nanti aku bisa jadi wts tiket bts arirang day 3 cat 1 ku hehe (karna sesuatu yg gabisa aku tinggalkan dan aku ga akan ada di indonesia) so stay tune ya myy🫰🏻
sepakat,
minimal kan kalau udh berkeluarga udh terbiasa kena komentar, sesimple lagi nyetir mobil ama pasangan pasti dikomen mulu “pelan pelan” / “hati hati”, sehingga ga tantrum kalo dikomen.
kenapa si pemimpin terus yang dikomentarin? karena kan anda yang megang “setir” bukan orang lain.
coba liat deh perbedaan locker room persib dan persija di match yang ini, and u can judge by urself why persib win against them. persib is focus on the game, how they will play the game, and what they shouldnt do. the coach, capt klok, capt barba they have their own perspective.
PANTES aja KEOK. Pemainnya aja sama sama tukang nyalahin. Dengerin aja ada yg bilang mereka boleh mindahin main ke Samarinda dari Jakarta tapi jgn harap mereka ambil 3 point dari kita . LUCU nih pemain. Pensiun aja dah 😅
BROOOOOO I HATE PRABOWO SO MUCH. KALAU KALIAN LIHAT ISI DARAH, DAGING, TULANG DAN DALAM DADAKU, MAKA ISINYA HATE PRABOWO DAN ANTEK ANTEKNYA. AKU AKAN SELAMANYA BENCI PRABOWO DAN JAJARANNYA YANG DZALIM ITU
@Whoscare86 Yang lebih lucu itu bagian ini ikut dipost sama akun official. Berarti kedengkiannya emang mengakar dari manajemen, tim, sampe suporter. Bukan nya evaluasi panpel malah nyalahin tim lawan
Menarik nonton pre-match team talk Persib vs Persija.
Bojan bilang jgn kebanyakan protes ke wasit, “referees, foreign, FIFA… one of the best in Asia. so don’t talk to him. focus mentality man. the game is mental more”.
Marc Klok lebih ke emotional trigger: “life or death. Life or death. win or win. win or win”
Fede Barba lebih ke tactical layer, ceramah, beberapa menit isinya full daging jelasin compactness, counter-press, dan exploit ruang saat transisi menyerang 😭
Bojan: “how we think”
Klok: “how we feel”
Barba: “how we play”
LENGKAP