Kunjungan Tim Agrinas ke Kopdes di NTT membuka mata:
1️⃣ Karyawan Kopdes cuma gotong royong tanpa gaji, hanya manajernya yg dibayar Agrinas.
2️⃣ 400 KK di Desa tersebut diminta belanja Rp1 juta/bulan, agar omset Kopdes Rp400 juta/bulan.
Inilah program yg membebani warga desa.
Yth Pak @prabowo@YandriSusanto Ini Fakta Suara Kalangan Rakyat Bawah MBG Lebih Baik Di TUTUP, Anda Memilih 1,5 Juta Karyawan MBG Dan Bandar² PARCOK Atau Anda Mengorbankan 287 Juta 500 Rakyat Indonesia?
Relawan paling loyal ini, sering muncul di layar kaca sebagai nara sumber akhir-akhir ini, namun mungkin masih kalah pamor dgn asistennya aa raffi.
Mari kita simak lebih dekat lagi Profilnya..
Ngak presidennya gak menterinya sama sama cacat ber-logika.
Presidennya merasa berjasa ngasi makan kepada rakyat
Menterinya merasa paling menghidupi rakyat.
Akal-akalan sjafrie mau buat kodam baru dan lainya ini. Birahi militerisme itu sangat berbahaya jendral🙏
Anda BERBOHONG pak, inilah JANJI anda BUKAN MBG
Padahal anda hanya berjanji GAJI 2 Juta Rupiah pada GURU Honorer, tapi anda INGKARI, padahal GAJI GURU yang Layak itu 30 - 40 Juta
Air Mata Buaya, kalau begini...
beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan