Media Korea Selatan, YTN, resmi ngangkat kasus penunggakan gaji keluarga Aijing ke berita TV nasional.
Berita tersebut menyoroti betapa ironisnya kontroversi utang orang tua Aijing senilai 3,45 juta Yuan (sekitar 690 juta Won / Rp 7,5 miliar) yang meledak tepat saat grup A20 Lite baru saja debut dan lagunya merajai chart.
Yang paling bikin publik Korea syok adalah spill mantan karyawan yang mengaku sampai memohon gajinya dicairkan untuk biaya pemakaman ayahnya, tapi cuma dikasih 1.000 Yuan (sekitar 200 ribu Won / Rp 2 jutaan).
Meskipun ibunya Aijing sudah merilis permintaan maaf dan bersikeras bahwa sang putri tidak ada hubungannya dengan kasus ini, kolom komentar YTN langsung dibanjiri pelampiasan kekesalan dari netizen Korea.
Bahkan, komentar dengan likes terbanyak (mencapai 3,1 ribu likes) langsung menyentil keberadaan idol Tiongkok secara umum.
"Nggak pernah lihat sejarahnya idol Tiongkok didebutin lalu suasananya tenang. Ujung-ujungnya nanti malah jadi perwakilan promosi Sinosentrisme dan klaim sejarah."
Komentar lainnya pun nggak kalah nyelekit.
"Kenapa dibilang putrinya nggak ada hubungannya? Uang yang seharusnya buat ngasih makan dan beli baju anak orang lain, malah dipakai buat ngasih makan, ngasih baju, dan ngebesarin anaknya sendiri."
"Nggak ngasih gaji padahal karyawannya udah bilang nggak ada biaya rumah sakit atau pemakaman orang tua.. itu jelas murni masalah karakter kan."
"Penunggakan gaji itu di negara kita juga merupakan masalah yang secara kualitas sangat-sangat buruk..."
Hingga saat ini agensi A20 Entertainment besutan Lee Sooman masih belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Di sisi lain, fans A20 LITE mendesak agensi untuk segera melakukan damage control dan melindungi Aijing yang masih berusia 13 tahun dari cyberbullying.