Sopir saya suka nyetir ugal-ugalan.
Hampir tiap bulan mobil masuk bengkel body repair karena sering serempetan atau tabrakan.
Tiap ditegur, dia selalu menjawab:
“Justru ini bukti komitmen saya menjaga mobil tetap mulus. Buktinya tiap rusak langsung saya perbaiki 👍"
Jangan tanya nama sopirnya siapa.
Sebuah obrolan GJLS bersama Yuka dan Niko:
Yuka: misalkan buah buahan jadi manusia buah apa yang lo nikahin?
Hifzi: buah buahan jadi manusia nihh, buah apa yang lo nikahin?
Rispo: yang lo pengen banget gitu
Rigen: kayanya gua buah pir
Rispo: Gabisa, pir itu cowo...
Rigen: lah terus buah yang cewe tu apa?
Rigen&Hifzi: yang kayak semangka itu cewe, nangka itu cewe.
obrolan asbun macem apa si ini 😭😭😭😭😭
Maaf, gua harus berkata kasar kali ini.
GOBLOK BANGET. OTAKNYA DIMANA?
Lu kasih makan jutaan siswa, ibu hamil, dan lansia. Kalo gak ada ahli gizi, siapa yang bisa cek kualitas gizi makanannya? Kasus keracunan udah terjadi dimana2 akibat MBG. Pantesan aja pada keracunan.
TOLOL BANGET AH PAK
Hai semua!
Gue sebelumnya mau ngucapin terima kasih untuk semua doa dan support kalian selama ini. Bener-bener kalian tuh bensin gue untuk terus semangat & cepet sehat.
Gue memutuskan beberapa bulan kedepan untuk take a break (i haven’t got any since 2014), untuk fokus kepada pemulihan diri, and ALSO gue sedang mempersiapkan album baru juga untuk tahun depan. YEAY! 🔥
I know it’s long overdue, tapi sabar ya. Gue sedang mengumpulkan beberapa nama yang akan menjadi team sukses untuk album ini. Meanwhile gue izin untuk bisa rehat sambil santai mengerjakan album gue ini dari segala panggung dan shooting dulu.
Tenang, gue akan tetep hadir di sosmed untuk update-update, dan juga karena masih terima kerjaan dari brand (HEHEHE).
Walau gue tau mungkin akan jarang ketemu dulu, tapi semoga kalian bisa terima keputusan gue ini. Dan gue berharap kalian tetep terus mendoakan, agar perjalanan sehat gue pun bisa terus gue jalani dengan semangat!
I love you guys so much!
Love,
Vidi the best.
yang mengkhawatirkan dari penguasa yang mentolerir pelaku genosida, adalah kemungkinan penguasa itu punya visi yang sama dalam menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan.