Program "tukar nasib" begini sangat menyentuh hati orang luar sana. Yang bilang orang-orang Indonesia itu malas, sebenernya salah besar. Justru orang Indonesia adalah orang yang paling diuji kesabarannya oleh Pemerintahannya sendiri. Orang luar pun nangis ngelakuin kerjaan kek gitu, penghasilan gak sepadan dengan effortnya
Singkatnya, KitKat kemalingan.
Nah, pencurian 12 ton KitKat ini adalah kasus cargo theft pada produk FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) yang sangat seksi secara ekonomi. Kenapa? Karena cokelat itu barang "likuid" alias gampang banget diuangkan di pasar gelap. mirip motor beat, yang suka ilang di lampung.
Produk ini punya brand recognition yang kuat dan massa konsumsi yang masif, jadi pencuri nggak butuh effort besar buat cari pembeli.
dan jgn lupa, cokelat itu target yang aman buat pelaku karena traceability-nya rendah banget. Beda sama iPhone yang punya IMEI, KitKat nggak punya nomor seri unik per batang, jadi expected cost of punishment-nya kecil sekali barangnya masuk ke warung-warung kecil atau pasar informal, jejaknya langsung hilang.
@nelavirdiasr full irt its okay, tapi kalau bisa perbanyak skill... suami anak² hanya titipan.. kalau suami sakit/tidak ada kita juga yg bakal cari nafkah..