Kita hidup masing-masing. Membawa amalan masing-masing.
Bersosialisasi perlu. Tapi juga harus tau batasan. Tak semua tempat bisa kamu masuki. Dan kamu harus menghargai itu.
Pertanyaan seperti, "bagaimana kamu bisa suka ini ini ini? Padahal ini begini ini tuh begitu" menurutku terlalu sok tau sih. Oke, berpendapat memang bebas. Kembali lagi, sudut pandang itu luas. Tak hanya berpusat pada kamu.
Terimakasih, akhirnya itu membuatku sadar. Setidaknya aku harus berhati-hati dijalanan yang tak menentu ini. Belajar bagaimana dunia berlaku. Dan menjalani hidup dengan harapan menjadi lebih baik.
Saat aku menyembunyikan diriku, kau berkata aku terlalu menutup diri. Bukankah setiap orang punya batasan masing-masing untuk merasa aman? Nyaman?
Ketika aku benar-benar memaksakan diriku keluar dari lingkaranku, kau bahkan juga menghakimi dengan sudut pandangmu saja.
Semua memiliki waktu masing-masing. Jam, hari, dan tahun bahkan hanya kumpulan angka. Mereka tak bisa menentukan di angka berapa seseorang disebut dewasa.