@speedingjunkie rivalitas AD-AL lebih karena penganaktirian AU jaman Orba. jaman Jepang memang AD-AL masing2 pengen punya pengaruh kuat di wilayah kendalinya, tapi itu cuma di level perwira Jepang, PETA kan ga ada pembagian matra. sementara di era Sukarno, justru rivalitas AD-AU
@HastoSuprayogo orang Indonesia itu sangat inferior, minderan. setiap tokoh yang menjadi pimpinan, terutama presiden, selalu dihubungkan genealoginya dengan pimpinan terdahulu. tidak cukup hanya jadi keturunan ke-sekian sekian tapi selalu disebut "anak haram" dari raja besar
@hayyoongi93@LambeSahamjja bosnya orang-orang "lembaga" yg bisa bypass sistem ticketing. easily bisa dapet berapapun tiket segera setelah pembelian dibuka
@yekstac@txtharihariWNI itu bukan SKL, itu surat pemberitahuan/pengumuman yang ditujukan ke orang tua murid. tidak untuk ditujukan ke pihak lain, misalnya untuk mendaftar sekolah lanjutan. sepertinya sekaligus untuk eksperimen sosial dan memang terbukti
@ubegebe1@prabowo anak ideologis yang ditatar dari nol, sebelum blio memasuki usia lansia (let's assume his mind was a lot clearer back in those days) memang lebih waras sih. but surely it looks like he got more jobs done (and nicely) than the other boys
@faridferre kalau sekarang memang letinh 2011 sudah ada beberapa yg letkol, sepertinya beliau naik AKBP di awal 2026, bahkan ada akmil 2011 yg naik letkol lebih dulu di Oktober 2025. tapi ya yang pertama dan termuda dalam sejarah militer kontemporer Indonesia, the one and only bunted
@BetaEpsilonPhi kayaknya reply nya pada salah paham ya? atau gue yg salah paham?
kayaknya sih Menlu yg ga komunikasi sama bawahannya deh. pasti wakilnya juga jarang diajak ngomong. ngantor jarang, lebih banyak ikut kunjungan ke daerah daerah. Menlu ga tau issue dan kepentingannya
Ada alasan serius dan (agak) bercanda dari pilihan tie knot ini
Pertama, orang militer pasti pakai "full" Windsor tanpa dimple. Ada ejekan "jalan semut" di kalangan Tidarians
Kedua, Four in hand sangat tidak cocok buat yg badannya gede. Kan dari dulu terkenal serba "gemoy"
IMO salah satu ciri Diplomat karir ialah simpul dasinya, yaitu Four-in-Hand.
Kalo yg lain, biasanya akan pilih simpul Windsor (kata James Bond sih adalah tanda orang gak becus) (bukan kata gw ya).
(Maybe gw bikinin thread berjalan karena sambil kerja).
@footycinephile ada alasan serius dan (agak) bercanda dari pilihan tie knot ini.
pertama, orang militer pasti pakai "full" Windsor tanpa dimple. ada ejekan "jalan semut" di kalangan Tidarians
kedua, 4inhand sangat tidak cocok buat yg badannya gede. kan dari dulu terkenal serba "gemoy"
@kamto_adi maaf, tapi standar IQ dinas psikologi TNI agak beda nih sama standar IQ umum apalagi Mensa
IQ 120 versi Mensa easily dapet IQ 150 bahkan 160 di tespsi TNI lho
@mu_faiz1999 bisa. gudeg itu sebetulnya jenis masakan dari teknik memasaknya, sama kayak rendang. walaupun yg populer nangka muda, banyak variasi gudeg dari manggar (bunga kelapa), sukun muda, kluwih muda, sampai rebung
Jepang tradisional juga sangat mengandalkan fermentasi. minim rempah ya karena mereka ga punya banyak rempah. mereka pakai yang ada aja: wasabi, jahe, yuzu, perilla
sushi tradisional (nare-suzhi) itu bukan ikan mentah, tapi ikan difermentasi di dalam beras. saudaranya pekasam
iya kak karena Indonesia mengandalkan rempah karena dulu ga punya kulkas, dan kita jg bekas jajahan, makanya semuanya di fermented menggunakan rempah, sedangkan Jepang gak perlu itu, semuanya serba fresh karena mereka punya power buat ada fresh groceries and ingredients everyday
@ilovepiscok23@JenderTrabel Justru "kuno" sarat aspek kejawaan, terutama Jawa modern (Mataram modern). "Kuna" dengan vokal a dipakai lebih luas di bahasa Sunda, jadi dengan memakai "kuna" lebih menonjolkan originalitas dan universalitasnya
https://t.co/KYQNRxnPRm
@nozelism indeed. kalo lo pernah ngobrol sama anggota DPR, banyak yg pinter. banyak yg kualitas omongannya kayak dosen di kampus top. tapi kalo udah urusan bikin UU, vote, ya udah ngikut pilihan Ketum aja. dan ini makin parah di presiden sekarang yg bahkan anggota DPR ga dikasih draft RUU
@rouppme ini juga butuh kajian lengkap dulu sebelum apa-apa ditanami pohon besar. pohon besar yang akarnya nggak mencapai bedrock atau lapisan tanah yang cukup padat cuma akan jadi beban massa tanah dan memperburuk longsor
@kimkimkere ga usah jauh jauh ke jpop kpop. di kondangan random desa Jawa (Tengah) juga gini, teh botol dilubangi tutupnya pake paku trus dimasukin sedotan. fungsinya ganda: lebih cepet daripada pake pembuka botol sama preferable buat buibu yang lipstiknya tebel
@alwansyaah simply di sana ga ada orang yg jerat/pikat burung dan ga ada pasar burung yg bahkan anak tupai aja ada harganya. di beberapa kota di Jawa juga udah terbukti dengan kembalinya populasi perkutut, kutilang, dan jalak liar di perkotaan setelah jenis2 ini banyak diternak
@_n0t4lfiaccount no Javanese working class is named "Ngarso", it means "the one who is in front" or "the one at the lead". it "may" only act as a honorific name, never a given name even for the heir presumptive.
also, wtf is "Bugiman"???