Orang miskin di Indonesia lebih percaya kalo kemiskinan mereka adalah takdir dari Tuhan atau cobaan dari Tuhan, ketimbang percaya bahwa mereka sebenernya dimiskinkan oleh rezim yang inkompeten dan sistem kapitalis yang sudah mengakar.
MOMEN SIARAN LIVE PIDATO-NYA DICUT!!!
Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir
Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir
Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirates juga mau senjata nuklir.
Qatar juga mau punya senjata nuklir.
Mesir juga mau senjata nuklir.
*Mic mati*
*Ganti klip iklan*
Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
🚨📢 "PR KITA BELUM SELESAI, TEMAN2!" ✊
Reza Sudrajat, guru honorer asal Karawang sekaligus pemohon uji materi di MK, menegaskan bahwa putusan MK bukanlah akhir dari perjuangan.
"Nasib kesejahteraan guru, anak-anak yang keracunan, hingga mahasiswa yang terancam DO akibat mahalnya biaya kuliah masih belum selesai," tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mengawal penggunaan anggaran negara agar uang rakyat tidak digunakan secara sewenang-wenang.
✊ Peduli?
🔁Bagikan dan terus kawal. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
📹watchdoc_insta
📈 Guru BEM UI
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Guys, barusan gue tonton Bocor Alus soal Letkol Teddy.
Video ini menguatkan dugaan yang selama ini beredar bahwa Teddy disebut sebagai salah satu pintu utama menuju ke presiden.
Berikut poin-poin penting yang Tempo beberkan..
- Menteri disebutkan melapor ke Teddy, tidak hanya ke Presiden
- Menteri dan pejabat yang dekat dengan Teddy disebutkan memiliki akses lebih mudah ke Presiden
- Tempo menyebut Teddy berada dalam grup komunikasi menteri dan wakil menteri untuk memantau kinerja mereka.
- Teddy disebutkan ikut mengawal program prioritas presiden dengan detail...
- Misalnya, untuk program perumahan, Teddy dikabarkan sampai mengecek penerima subsidi, pembiayaannya, hingga detail lapangan acara peresmiannya.
- Media sosial Teddy tidak hanya dipakai untuk melaporkan program presiden, tetapi juga untuk membranding dirinya sebagai tokoh yang teliti dan pekerja keras.
INFO PALING SENSITIF: Tempo menyebutkan ada cerita dari internal militer dan istana yang menduga bahwa Teddy sedang disiapkan menuju jenderal bintang satu.
Dan seperti yang kita tahu, karier militer Teddy sebelumnya juga sempat dipersoalkan sejumlah pihak.
Source Info: Bocor Alus Tempo
Source Gambar: Harian Jogja.
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Naik Kereta Hampir Mati,
Dibalas Info Refund.
Sekarang Dia Balik Gugat Rp100 MILIAR!"
SIAPA DIA?
Pria yang duduk gagah di balik meja kantor hukum mewah itu bukan sembarang orang.
Ia adalah Rolland E. Potu, S.H., M.H., CBLC seorang advokat pemilik
Potu & Partners Law Office
yang juga dikenal publik sebagai pengacara dari artis Jessica Iskandar
Tapi kali ini, ia bukan membela klien.
Ia membela dirinya sendiri dan ribuan korban yang merasakannya.
APA YANG TERJADI?
Pada Senin, 27 April 2026, terjadi kecelakaan dahsyat antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Tragedi ini mengakibatkan 16 penumpang perempuan meninggal dunia akibat benturan lokomotif pada gerbong khusus wanita.
Total 116 penumpang menjadi korban dalam peristiwa ini.
Hingga Minggu, 3 Mei 2026,
24 penumpang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit wilayah Kota Bekasi.
Sementara 76 lainnya sudah diizinkan pulang.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi masih merampungkan investigasi, dengan fokus utama pada dugaan kegagalan sistem persinyalan khususnya keterlambatan pemberian informasi berhenti kepada masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum memasuki area stasiun.
MENGAPA DIA MENGGUGAT?
Rolland bukan hanya advokat yang tahu hukum.
Ia ada di dalam kereta saat tabrakan terjadi.
Sebagai pelanggan setia KA Argo Bromo Anggrek sejak 2017, Rolland berharap gugatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan darurat PT KAI.
Yang membuatnya paling marah?
Setelah kecelakaan dahsyat itu respons PT KAI yang ia rasakan hanya
Informasi administratif soal refund tiket.
Menurutnya, seharusnya ada mekanisme respons cepat yang memastikan kondisi setiap penumpang secara langsung.
Pendeknya:
Kereta hampir renggut nyawa saya, tapi yang dikirim cuma info refund.
DETAIL GUGATAN
Gugatan perdata dengan nilai total Rp100.000.754.500 telah resmi terdaftar melalui sistem
e-Court Pengadilan Negeri Bandung pada Kamis, 30 April 2026.
Pihak-pihak yang digugat:
PT KAI (Persero)
PT BKI
DANANTARA
Traveloka
Rincian gugatan:
Rp754.500 untuk penggantian harga tiketnya sendiri, sementara
Rp100 miliar dialokasikan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh penumpang terdampak baik korban luka maupun yang meninggal dunia.
Meskipun gugatan ini bukan berbentuk class action, posisinya sebagai penumpang yang mengalami langsung insiden memberikan dasar kuat untuk memperjuangkan kepentingan korban secara lebih luas.
APA KATA ROLLAND?
Gugatan ini saya ajukan untuk mendorong perbaikan sistem Good Corporate Governance PT KAI, khususnya terkait penanggulangan insiden kecelakaan. Seharusnya ada tim yang langsung turun memastikan kondisi setiap penumpang bukan hanya mengirimkan informasi refund.
ANALISIS
Gugatan ini menarik karena penggugat bukan korban sembarangan ia advokat yang paham hukum, ada di TKP, dan punya rekam jejak menangani kasus publik.
Ini bukan gertakan kosong.
Yang digugat pun tidak main-main KAI, Danantara, hingga Traveloka sebagai platform penjual tiket ikut terseret.
Pertanyaan besarnya:
Apakah sistem persinyalan KAI benar-benar gagal?
Apakah SOP kedaruratan sudah dijalankan?
Sejauh mana tanggung jawab platform tiket dalam keselamatan penumpang?
Semua akan terjawab di meja pengadilan
Untuk 16 jiwa yang pergi dalam perjalanan pulang semoga keadilan menjadi warisan terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan
#ArgobromoAnggrek #KecelakaanKereta #GugaRp100M #PTKAI #RollandPotu #KeadilanUntukKorban #BekasiTimur #ViralHukum
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai.
Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,.
@DivHumas_Polri@KejaksaanRI@prabowo
No viral no justice kata @mohmahfudmd
Bantu RT 🙏