@jnpolloxk Diambilnya gorengan yang ada di depannya, meski perutnya sudah ter isi mie Raska tetap tergoda oleh gorengan yang tergeletak di piring.
"Gorengan kalau masih anget tuh enaknya nambah, apalagi dimakan sama cabe" Ujarku.
@jnpolloxk "Oke, thanks. Apa enaknya ngerokok dal?" Jawab Raska yang sekaligus melontarkan pertanyaan pada Dali.
"Betul, cuma kalau gue lagi nggak mau ketemu sama orang ya lebih milih rebahan di kamar. Jarang ke warkop juga sebenernya, karna nggak ada temen hahaha."
@jnpolloxk Raska reflek memukul kepalanya ringan, namun fokusnya langsung teralih ketika Dali kembali ke meja mereka dengan membawa sepiring gorengan.
"Belum kenyang dal?" Tanya Raska pada Dali.
@jnpolloxk Raska tetap menunjukkan raut wajah bingung hingga ia melihat Dali yang berpose didepan kamera si abang. Ia baru tersadar jika yang mengajaknya keluar saat ini adalah seseorang yang bisa di bilang publik figur.
"Bisa-bisanya gue nggak sadar kalau dia ternyata penyanyi."
@jnpolloxk Ungkap Raska pada Dali.
Sembari menunggu Raska meraih ponsel yang sedari tadi tergeletak di atas meja, benda yang selalu ia bawa kemana mana selain dompet.
"Nyokap sama bokap gue juga belum balik ini, jadi santai aja nyebatnya. Gue nggak buru-buru balik."
@jnpolloxk "Lama ya gue makan nya?" Tanya Raska pada Dali.
Dilihatnya rokok yang di keluarkan Dali dari saku jaketnya, Raska mengganggukkan kepala tanda bahwa ia tak keberatan jikalau pemuda tersebut tidak mengajaknya langsung pulang.
"Monggo, gue juga belum pengen balik sebenernya."