HERE WE GO! Hemos enviado un fax al @FCBarcelona_es con nuestra oferta de traspaso: 4 entradas para el concierto de Bad Bunny de mañana, una suscripción anual al ABC y una bolsa de pipas. Esperamos ansiosos la respuesta para preparar el ‘announce’.
Liverpool FC can confirm Arne Slot is to depart his role as head coach with immediate effect and that the process to appoint a successor is under way.
He leaves with a Premier League title to his name and our deepest gratitude and appreciation.
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
Virgil van Dijk wins the derby for Liverpool! 💥
👑 Mo Salah scores on his 𝐥𝐚𝐬𝐭 𝐞𝐯𝐞𝐫 𝐌𝐞𝐫𝐬𝐞𝐲𝐬𝐢𝐝𝐞 𝐃𝐞𝐫𝐛𝐲 and equals 𝐒𝐭𝐞𝐯𝐞𝐧 𝐆𝐞𝐫𝐫𝐚𝐫𝐝’𝐬 𝐫𝐞𝐜𝐨𝐫𝐝, 9 PL Derby goals 👋🏼
Who’s been your Man of the Match?
Lu bisa kerja sampe hampir mampus di Jakarta sampe pensiun tapi:
- tanah dan rumah yang lu beli bisa diambil karena sengketa lahan
- anak yang lu didik baik2 bisa terbunuh dan diframing sbgai pelaku tawuran
- proyek yang lu bantu dgn ikhlas sampe ninggalin kesempatan kerja ke luar negeri bs bikin lu masuk penjara
- semua tabungan lu bisa raib karena abis pengobatan sakit karena menghirup polusi dan kecapekkan krn macet2an di jalan kena angin malam bertahun2
Pak Dadan, semoga anda mendapatkan adzab yg sangat pedih di dunia dan di akhirat.
Dan semoga saya masih dikasih umur untuk menyaksikan anda mendapat adzab di dunia
Aamiin
Gue mau cerita soal temen gue.
Namanya Dana.
Dana itu tipe orang yang lo semua pasti kenal.
IPK 3,8. Aktif organisasi.
Lulus tepat waktu.
Langsung dapet kerja di perusahaan yang namanya keren di LinkedIn.
Dan semua orang bilang dia sukses.
Tapi gue tahu yang sebenernya.
Gajinya Rp4,5 juta. Di Jakarta.
Kontrakannya Rp1,8 juta sebulan.
Transportasi PP ke kantor Rp800 ribu.
Makan Rp1,5 juta kalau irit. Pulsa dan internet Rp200 ribu.
Total pengeluaran minimum: Rp4,3 juta.
Sisa: Rp200 ribu. Sebulan.
Tidak ada dana darurat.
Tidak ada tabungan.
Tidak ada investasi.
Tidak ada biaya sakit.
Tidak ada ongkos pulang kampung kalau ada yang meninggal di keluarga.
ada satu hal lagi yang jarang dibahas.
Di kondisi kayak gini orang jadi mudah dimanfaatkan.
Ini kesempatan belajar.
Nanti kalau udah berpengalaman gajinya naik.
Yang penting dapet exposure dulu
Kalimat-kalimat ini dipakai untuk membenarkan upah yang tidak layak.
Dan kita yang takut tidak punya pilihan menerimanya.
Bukan karena bodoh.
Tapi karena sistemnya memang dibuat begitu.
Bukan salah Dana kalau dia tidak bisa nabung.
Bukan salah generasi ini kalau mereka susah beli rumah, susah nikah, susah punya anak.
Sistemnya yang tidak pernah dirancang untuk mereka bisa menang.
Dan selama kita terus menyalahkan individu kurang kerja keras, kurang hemat, kurang skill kita tidak akan pernah nanya pertanyaan yang lebih penting:
Kenapa orang yang kerja keras pun masih tidak cukup?