This is absurdly clever: there is a way you can cut Fable 5 costs by up to ~70%. Just turn Claude Code context into an image and make Fable OCR them. π
https://t.co/ewjdpf32yC
Prabowo said, "Hanya di Indonesia, Tentara di Sawah, dan Polisi urus pertanian."
Then tiba2.. ada berita:
TNI mencuri 16 ekor sapi milik janda bernama Boru Naga di Desa Sei Siarti, Kab. Labuhan Batu.
Tebak, kira2 Tentara di negara apa nih yang maling sapi?
#IndonesiaGelap
@Hidupsebagai62@ray433840913518 Blok profesor itu gelar akademik bisa di pakai lulusan S3 yang lanjut kuliah profesor bukan cuma dosen aja yang pakai hadeh gimana sih PNS juga banyak S3 doktor profesor pliss itu tu bukan gelar pekerjaan tapi gelar akademik
A 25-year-old housewife in Chennai earns βΉ250/hour ($3) just by doing her normal housework.
She wears a phone on her head and records herself making coffee, cutting fruit, folding laundry.
These first-person videos get sent to AI companies training humanoid robots to handle real-world tasks. She shoots 90+ clips a day.
Her quote: "Who else will pay you βΉ250/hour ($3) an hour just for doing housework?"
She's part of a growing gig economy in India where thousands are doing the same thing, filming everyday life to train the robots of tomorrow.
Guys, ada berita dari Pandeglang hari ini yang menurut gue paling menggambarkan betapa rusaknya sistem pemerintahan daerah kita.
Seorang pejabat yang berstatus tersangka kasus menabrak kerumunan siswa SD menew4sk4n satu anak dan satu pedagang baru saja dilantik menjadi Staf Ahli Bupati Pandeglang.
Bukan dicopot.
Bukan dinonaktifkan.
Dilantik naik jabatan.
Ini faktanya dulu agar tidak ada yang bilang lebay:
30 April 2026.
Ahmad Mursidi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pandeglang menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5 di Kecamatan Majasari.
Korban: sembilan orang.
Dua meningg4l duni4
Muhamad Milal, seorang siswa.
Dan Dewi Handayani, seorang pedagang.
13 Mei 2026 polisi menetapkan Ahmad Mursidi
sebagai tersangka setelah gelar perkara.
26 Mei 2026 dua minggu setelah ditetapkan tersangka Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melantiknya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.
Ahmad Mursidi bahkan mengikuti
pelantikan secara daring.
Tidak hadir langsung.
Tapi tetap dilantik.
Dan ini yang paling menampar kalimat Bupati dalam sambutannya:
"Kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak."
"Masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berdampak."
"Jangan terjebak dalam rutinitas kerja."
Pidato tentang inovasi.
Tentang transparansi.
Tentang pelayanan publik yang berdampak.
Disampaikan di hari yang sama ketika tersangka kasus menewaskan anak SD dilantik jadi pejabat baru.
Tidak ada ironi yang lebih sempurna dari ini.
Dan ini yang paling fundamental dan yang paling jarang dibicarakan:
Indonesia punya aturan yang sangat jelas tentang pejabat yang berstatus tersangka.
PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan berbagai regulasi turunannya mengatur bahwa pejabat yang terkena kasus hukum seharusnya dinonaktifkan bukan dipromosikan selama proses hukum berjalan.
Tapi di Pandeglang aturan itu tidak berlaku.
Atau lebih tepatnya tidak dianggap perlu untuk dipatuhi.
Dan tidak ada satupun pejabat di atas Bupati Pandeglang yang bergerak untuk menghentikan ini.
Tidak ada teguran dari Gubernur.
Tidak ada intervensi dari Kemendagri.
Tidak ada reaksi dari siapapun dalam hierarki pemerintahan yang seharusnya mengawasi.
Dan ini yang paling menyakitkan:
Muhamad Milal siswa SD yang tew4s pergi ke sekolah pagi itu seperti biasa.
Dia tidak tahu bahwa pagi itu akan menjadi yang terakhir.
Dewi Handayani pedagang yang berjualan di depan sekolah itu pergi kerja pagi itu untuk mencari nafkah.
Dia juga tidak pulang.
Dan orang yang menabrak mereka dua minggu setelah ditetapkan tersangka dilantik sebagai pejabat baru oleh pemerintah daerah yang kata-katanya berbicara tentang transparansi dan pelayanan publik yang berdampak.
Dampak apa yang dimaksud?
Dampak kepada siapa?
Dan ini yang paling relevan dengan konteks yang lebih besar:
Prof. Siti Zuhro dari BRIN sudah bilang:
nawait menjadi pejabat di Indonesia sudah bukan untuk mengabdi tapi untuk mencari kaya dan mempertahankan posisi.
Mahfud MD sudah bilang:
hukum di Indonesia sudah menjadi sandiwara.
Dan kasus Pandeglang ini adalah bukti paling konkret dan paling tidak bisa dibantah dari kedua pernyataan itu.
Tersangka menewask4n an4k SD.
Dua minggu kemudian dilantik jadi Staf Ahli Bupati.
Bupatinya berpidato tentang transparansi dan inovasi.
Tidak ada yang menghentikan ini.
Ini bukan anomali.
Ini adalah sistem yang bekerja persis seperti yang dirancang untuk melindungi orang dalam,
bukan untuk melindungi rakyat.
Negeri ini sedang dalam kondisi di mana tersangka pembunuhan karena menabrak kerumunan anak SD sampai dua orang tewas bisa dilantik jadi pejabat dua minggu setelah ditetapkan tersangka.
Dan tidak ada satu pun mekanisme pengawasan yang bekerja untuk menghentikannya.
Bupatinya berpidato tentang inovasi dan transparansi.
Gubernurnya diam.
Kemendagrinya diam.
Semua diam.
Yang tidak diam hanya keluarga Muhamad Milal
siswa SD yang tidak akan pernah pulang ke sekolah lagi.
Dan sistem yang seharusnya memberi mereka keadilan justru mempromosikan orang yang mengambil nyawa anak mereka.
Apakah ini negeri yang sedang kita pertahankan?
apakah sudah tidak ada keadilan untuk rakyat biasa?
BREAKING: Pemerintah AS baru saja membuka ribuan file rahasia soal UFO dan ini bukan hoax.
Hari ini, 8 Mei 2026, sejarah baru ditulis dalam transparansi pemerintah soal UAP (Unidentified Anomalous Phenomena).
> File pertama (Release 01) sudah live di situs resmi: https://t.co/ZLGDCPPK5Q
ada sekitar 161 file π½πΈ
π¨ ππ‘π¦π£πππ§ππ’π‘ πππ¬: The Saudi Doping Control Committee made a surprise visit to Al Nassr, requesting to test Cristiano Ronaldo. π§ͺ
This comes just days after his match-winning performance against Al-Ahli.
Since joining Al Nassr in early 2023, Cristiano Ronaldo has undergone 8 official anti-doping tests (including todayβs). This brings his total to over 15 tests across all competitions (Club + National Team) since the start of 2022.
The result? 100% Clean. Each time. π’
Yang dicuri 28 Miliar, ditawarin balik cuma 7 miliar.
Btw yang dicuri ini bukan uang gereja, tapi uang tabungan 1.900 umat yang backgroundnya macam2, ada yang buruh, petani, dll.
Suster Natalia cerita kalau dia sampai utang kesana sini buat nalangin umat yang butuh dana mendesak karena berobat atau sekolah anak.
Kita bantu viralin biar BNI ga ngeles mulu.
indonesia enggk merdeka dengan perlawanan, kita merdeka dengan bayar. 4.3 milyar gulden sekitar 17T saat itu atau sekitar 255T sekrang. baru lunas di 2002.
banyak yg bilang, inilah alasan indonesia miskin sampai sekarang. krn kita gk memulai negara dari 0. tapi, mulai dari minus 255T.
bayangkan, dari 1949 sampai 2002, butuh 53 tahun buat lunas.
kalian tau gak sebesar apa 255T itu?
sejumlah 9 bulan MBG :))
Selamat pagi rakyat jelata!
Kami, para pejabat dan wakil rakyat, sudah memutuskan:
1) UMR cukup sekian saja, kami sudah hitung supaya kalian bisa bertahan hidup, makan saja. Rumah? Punya anak? Modal nikah? Sekolah? Semua itu tidak penting untuk bertahan hidup, makanya kami tidak hitung.
2) Butuh kerja sampingan? Korporasi sudah bikin aplikasi ojek online, daftar lah kalian ke sana. Statusnya mitra jadi teman korporasi kami tidak perlu membayar UMR, kalian dianggap kerja sendiri, bukan kerja ke aplikator. THR juga tidak perlu bayar. Profit teman korporasi kami yang utama, bukan rakyat jelata seperti kalian.
3) Masih kurang? Tenang banyak usaha mikro, kecil, dan menengah. Kerjalah di sana. Kami sudah memberi mereka pengecualian biar gak bayar pekerjanya minimal UMR. Jadi kalian bisa kerja di sana dengan mudah.
4) Masih kurang juga? Suruhlah istri kalian kerja. Jadi guru honorer misalnya. Sekolah-sekolah sudah kami desain biar bisa menggaji mereka ratusan ribu. Kami sudah menyerahkan semua kepada mereka, "Apakah semuanya harus ditanggung negara?"
5) Istri guru kalian mengeluh dengan ratusan ribu itu? Kan jadi guru adalah pengabdian kepada negara? Kenapa ngeluh soal gaji guru honorer? Itu pengabdian, bayarannya pahala, balasannya nanti di surga.
6) Anak pertama kalian baru lulus kuliah? Lagi nganggur? Berapa umurnya? 26 tahun? Kok bisa? Waktu kuliah nyambi kerja karena UKT tinggi? Makanya belajar yang rajin biar IPK-nya tinggi dan lulus tepat waktu!
7) Apply di perusahaan susah karena kurang pengalaman, makanya magang, cari sana. Kami udah bikin program macam-macam buat teman korporat kami senang. Apa itu namanya? Merdeka Belajar atau Kampus Merdeka. Kami gak peduli mahasiswa hilang 1 semester pembelajaran demi teman korporat kami.
8) Gak lulus tepat waktu karena dosennya susah dihubungi? Kenapa emang dosennya? Ah ya, lebih pilih ngurus kerja sampingan dan proyekannya? Gak apa, resiko. Kami gak mau kasih gaji dosen kalian tinggi-tinggi, apalagi yang muda. Bahaya kalau pinter banyak nuntut. Jadi terima aja kalau susah dihubungi.
9) Anak kedua kalian baru masuk kuliah? Selamat! Susah bayar UKT? Coba apply KIPK! Ah tapi kalian berdua kerja, penghasilan dari banyak pekerjaan sekaligus kan udah banyak. Jadi KIPK-nya kita tolak. Biar gak jadi beban negara.
10) Kami juga nurunin batas miskin, 20 ribu sehari. Kalau tinggi-tinggi, nanti kami perlu ngeluarin duit buat bansosnya banyak. Yang daftar KIPK banyak, yang daftar bantuan beras banyak, susah. Ngurangin jatah kami.
11) Anak ketiga kalian di sekolah kan? Tenang, berhubung kalian sudah pergi kerja berdua dari pagi sampai malam, gak sempat sarapan kan? Di sekolah kami beri makan siang gratis. Kami sudah alokasikan hampir separuh anggaran pendidikan. Tenang saja.
12) Apa? Keracunan? Gara-gara MBG? Ini pasti gara-gara gurunya gak cicipin dulu. Kemarin, kami sudah perintahkan gurunya cicipin dulu biar anak-anak gak keracunan. Kenapa? Gurunya keracunan juga? Nasibmu nak.
13) Ya udah, bawa ke rumah sakit aja. Ada BPJS kan? Aduh, gimana sih kok gak diurus, kamu perlu urus administrasi panjang lebar kalau gak diurus gini. Sekarang udah terlanjur keracunan gimana?
14) Kenapa? Rumah sakitnya nolak gara-gara BPJS-nya gak dicairin sama negara? Waduh, coba cari rumah sakit lain.
15) Dokternya di rumah sakit kelelahan, jadi lagi sakit juga? Waduh coba cari rumah sakit lain lagi.
16) Ya udah, saya tahu kalian susah, ini sekarung beras sama minyak goreng. Bantuan sosial dari negara. Jangan lupa pilih kami lagi.
17) Kami juga sudah memutuskan gaji dan tunjangan kami 20 sampai 100 kali lipat kalian, jangan samakan kami dengan rakyat jelata seperti kalian.
π¨ Someone just built a real-time global intelligence dashboard and open sourced it for free.
It's called World Monitor. Think of it as a CNN war room meets Bloomberg Terminal for geopolitics but anyone can use it.
No paid OSINT tools. No expensive subscriptions. No classified access needed.
Here's what this thing tracks in real-time:
β Active conflict zones with escalation scoring
β 220+ military bases from 9 countries
β Live military aircraft tracking (ADS-B)
β Naval vessel monitoring including "dark ships" going off radar
β Nuclear facilities worldwide
β Undersea cables, oil pipelines, and AI datacenter clusters
β Protests, sanctions, internet outages, and satellite fire detection
β Prediction markets as early warning signals
Here's the wildest part:
It has an AI that reads 100+ news sources, classifies threats in real-time, and generates intelligence briefs automatically.
Every country gets a live "Instability Index" score from 0-100 based on military activity, protests, news velocity, and structural risk.
When 3+ signal types spike in the same area, military flights + protests + satellite fires, it triggers a convergence alert.
This is the kind of tool governments pay millions for.
It runs in your browser. One command to install.
100% Open Source. MIT License.