@rosewoman0 Mjb, tapi dari dulu penyelesaian konflik fatqeel memang selalu ampas. Closure pertama dengan alasan "4 tahun gak cinta". Closure terakhir alasan "kejebak satu moment". Padahal kalau dibuat dgn alasan lebih logis, tim fatqeel jg bakal ikhlas kalau kapal mereka karam di AGZ 🙃
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Hidup mahasiswa. Dukung penuh aksi teman-teman BEM UI dkk hari ini. Di tengah melonjaknya harga BBM dan kebutuhan pokok, suara mahasiswa adalah suara rakyat yang sedang kesulitan. Saatnya pemerintah stop mengelak dan fokus selamatkan ekonomi rakyat.
Sebuah pesan dari Son Yejin untuk cewe2 yang di umur 30an atau 40an belum nikah dan punya anak :')
Dia bilang dia sekarang bahagia banget sama hidupnya, dan kalo dia punya anak di usia muda, dia bakal lebih fokus sama karirnya, mikirin comeback, dll. Sekarang dengan hal-hal simpel yang dihabiskan sama keluarganya aja dia bahagia banget 🥹
Semua sudah diatur di waktu yang paling tepat untuk kita. Semangat ya kita!
Jangan jadikan menikah dan punya anak itu sebagai PR atau beban, tapi jadikan itu sebagai 'hadiah' yang suatu saat akan datang di hidup kita 🩷 Insha Allah, kalo mindset-nya udah begitu, pasti jadi lebih lega dan ikhlas.
I guess this is what happens when someone who is self-centered, incompetent, yet, deep down, insecure: Every piece of professional feedback feels like a personal attack.
However, it takes a miraculously low emotional maturity for a leader to have such a response in a formal public forum 😬