Kurban Bukan Sekadar Adat Kebiasaan
Saat mau berkurban harus ada keikhlasan dalam membeli hewan kurban. Dan tujuan darinya hanya mengharap wajah Allah semata, bukan untuk berbangga diri, riya’, mencari pujian, dan bukan pula sekadar rutinitas.
Perbaikilah niatmu!
Repost @nikmatsunnah
🕒 17.15
📌 Mendoakan musuh masuk surga! Ini sudah kelewatan.
Kitab suci kita beda dengan mereka
Mereka menganggap Ali Nabi Bahkan Tuhan
Mereka kafirkan sahabat dan istri-istri Nabi
Gima ceritanya kita sama dengan mereka!
Ya Allah, kelenjar sekecil semini ini punya tugas senjelimet, sekompleks, dan seribet ini? 😭
Gimana gak makin takjub aku tiap belajar ulang anatomi fisiologi 🥹
"Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" QS. Az-Zariyat (51): 21
Islam sangat menjaga pohon & hutan, keadaan perang saja dilarang menebang pohon sembarangan tanpa perhitungan, apalagi keadaan damai, tanam pohon termasuk amal jariyah
"Telah tampak kerusakan di darat & di laut karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (Ar Rum: 41)
Turut berduka dengan musibah2 yg menimpa negeri ini. #tadabbur
Kalau ada berita viral dan pasti maksiat, maka ingkari maksiatnya & kita nyatakn salah, tapi tidak boleh mencelanya & berkata2 buruk pada orangnya & di publik, atau memastikan masuk neraka
Team “Tahajjud works like magic”...
I don’t know if you’re aware, but just the walk to the masjid to perform an obligatory salāh is far more significant — immeasurably more — than spending the entire night praying tahajjud.
Whatever Allah has made obligatory is much, much, and much more important than any subsidiary act.
Allah says in a hadith qudsī:
“My servant does not draw near to Me with anything more beloved to Me than what I have made obligatory upon him...”
It’s after fulfilling the obligatory acts of worship that we can move on to the voluntary ones.
That’s why Allah continues in the same hadith:
“And My servant continues to draw near to Me with voluntary deeds until I love him.”
(Sahih al-Bukhārī, 6502)
So, prioritise your five daily salāh more than your tahajjud, because love for Allah begins with what He made obligatory, not what’s optional.
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Istighfar itu bisa dengan 2 cara:
Cara pertama: meminta ampun pada Allah dengan mengucapkan lafal istighfar seperti: Allahummaghfirli atau astaghfirullah.
Cara kedua: dengan melakukan amal salih yg bisa menjadi sebab diampuninya dosa.
“Dia guru ngaji tapi selingkuh”
“Solatnya selalu ke masjid tp kdrt istrinya”
“Lulusan pesantren tapi kasar dan ga nafkahin anak istri”
“Tau agama tp durhaka ama ortunya”
Berkali kali tiada bosan kubilang ini BUKAN ORG PAHAM AGAMA ya. Dia cuma “tau”.
Beda paham dengan tau. Paham bener bener tau dan dipraktekkan dlm kehidupannya. Sdgkan tau ya sekedar jd tau di otak doang, ga diamalkan.
Ibnu Rajab rahimahullah berkata, "Seorang mukmin senang dengan sesuatu yang menyenangkan saudaranya sesama mukmin. Dia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai kebaikan itu untuk dirinya sendiri. Sikap ini lahir dari hati yang bersih." (Jamiul Ulum 1/306)