Who’s gonna win the World Cup? 🌎🏆
🇫🇷 France vs. Sweden 🇸🇪
🇺🇸 USA vs. Bosnia 🇧🇦
🇨🇭 Switzerland vs. Algeria 🇩🇿
🇿🇦 South Africa vs. Canada 🇨🇦
🇳🇱 Netherlands vs. Morocco 🇲🇦
🇵🇹 Portugal vs. Croatia 🇭🇷
🇪🇸 Spain vs. Austria 🇦🇹
🇧🇪 Belgium vs. Senegal 🇸🇳
🇧🇷 Brazil vs. Japan 🇯🇵
🇨🇮 Ivory Coast vs. Norway 🇳🇴
🇲🇽 Mexico vs. Ecuador 🇪🇨
🇩🇪 Germany vs. Paraguay 🇵🇾
🇦🇷 Argentina vs. Cape Verde 🇨🇻
🇦🇺 Australia vs. Egypt 🇪🇬
🇨🇴 Colombia vs. Ghana 🇬🇭
🏴 England vs. DR Congo 🇨🇩
LUKE SHAW: Salah satu transfer paling “what if” di era modern United.🤷🏻♂️
Waktu itu usianya baru 18 tahun. Harganya sekitar £30 juta, angka yang tergolong gila untuk seorang bek kiri muda.
Seinget gue dulu United bidding war bareng Chelsea buat dapetin Shaw ini.
Lanjut.. awal kariernya di United nggak langsung mulus. United lagi ada di masa transisi, performa tim inkonsisten, dan Shaw juga butuh waktu buat adaptasi.
Lalu dateng momen yang mungkin mengubah seluruh kariernya.
September 2015, laga lawan PSV di UCL. Shaw patah kaki. Dia absen +- 7 bulan.
Setelah balik, dia kesulitan menemukan performa terbaik. Pernah beberapa kali dikritik Mourinho, bahkan Mou menempatkannya di posisi paling akhir di antara bek-bek United Saat itu.
Singkatnya mulai musim 2020/21, Shaw mulai ngebuktiin kualitasnya. Dia tampil luar biasa, sampai fans ngasih julukan "Shawberto Carlos".
Bahkan di era Ten Hag, dia juga sering kali dimainkan sebagai bek tengah dan tetap tampil bagus. Itu nunjukin kalau kualitas sepak bolanya emang gak pernah diragukan.
Tapi, masalah Shaw tuh selalu sama.. CEDERA.
Semua cedera diborong sama dia, mulai dari harmstring, otot, paha, betis, sampe patah kaki dia udah coba semua.
Hari ini anniversary-nya ke 12 tahun dia berseragam United. Dari 12 tahun itu, dia absen lebih dari 4 setengah tahun hanya untuk mencoba cedera2 yang ada di sepak bola.😅🙏🏼
Makanya transfer Shaw ini gue katakan “what if” karena ketika dia fit, kualitasnya gak pernah jadi pertanyaan.
Musim lalu, Luke Shaw menang melawan tubuhnya sendiri. 38 laga PL 38 starter. Versi Shaw yang selalu kita bayangkan, akhirnya muncul. Itu pun karena sugesti setiap ada turnamen akbar dia selalu fit.
Berikut statistik Luke Shaw selama berseragam United:
👕 323 pertandingan
⚽ 4 gol
🎯 29 assist
🟨 51 kartu kuning
🟥 2 kartu merah
⏱️ 24.000+ menit bermain
🏆 1 × FA Cup (2023–24)
🏆 2 × EFL Cup (2016–17, 2022–23)
🏆 1 × UEFA Europa League (2016–17)
🏆 1 × FA Community Shield (2016)
⭐ Sir Matt Busby Player of the Year (2018–19)
⭐ Players' Player of the Year (2018–19)
Angka yang cukup untuk bilang dia bukan transfer gagal.
Tapi juga cukup untuk bikin kita bertanya:
“Seberapa jauh Shaw bisa melangkah kalau tubuhnya lebih bersahabat?”
Thought?
Ferry Irwandi soroti kenaikan harga Pertamax,
"Like I said before, kalau kondisi kek gini, fiskal penanganannya jauh panggang dari api, jebol pasti, Belanja APBN seagresif itu, konflik geopolitk belum kelar, kontrak gak bisa selamanya bertahan di angka yang sama, pengelolaan fiskal kita bener-bener harus dibenahi.
Pertanyaannya, apa iya pemerintah masih bakal terus bersikeras mempertahankan proyek mercusuar macam MBG, KMP dan pembuatan ratusan batalyon di kondisi seperti ini?
Koreksi dulu pak! ada hal urgent yang harus dibenahi!"
Everybody at Manchester United is encouraged by Denmark’s update on Christian Eriksen following today’s abandoned friendly against Ukraine.
The club is sending strength and love to Christian and the Eriksen family as we await further news.