@dyonizeus Untuk rep terlampir dari sisi aku pribadi, ketika dari M berkata untuk minta terima refundnya, setelah aku tolak berkali-kali, itu dari pribadiku merasa ada unsur paksaan kak karena alesannya sudah aku lampirkan.
Selamat siang, lantas jika pengalamanmu baik, bisa jelaskan maksudmu dalam unggahan ini? Jelas dari tanggal dan bentuk kasus, ini bukan merujuk pada T yang kamu lampirkan.
Selamat siang kak, izin meluruskan saja untuk maksud T yang close itu adalah T yang pernah aku up disini https://t.co/3rbG33y0on bukan T yang pernah sesi beberapa kali under management kakak dan aku tidak menyudutkan T tsb krn pengalamanku baik.
Kamu bukan tidak menyadari tapi memang menolak sadar, sudah berkali-kali dijelaskan tapi kamu sepertinya memang tipe orang yang tidak mau mendengarkan dan hanya ingin didengar, attention seeker.
Selamat malam, berikut adalah public statement & apology yang berlaku untuk 2 persona yang aku jalankan sebagai Chรฉrie dan Chiquita.
Sekali lagi, aku meminta maaf apabila ada hal-hal yang tidak aku sadari telah aku lakukan telah menyakiti pihak yang terlibat.
Padahal waktu itu kamu sangat bersikeras sekali mbak. Bertindak sesuka hati sampai berkali-kali naik ke base untuk mencari validasi. Jangan pernah kembali lagi.
In the end, there was nothing in you. Not a trace of regret, not even the decency of an apology. Kamu sampai saat ini saja masih berusaha untuk menyudutkan salah satu pihak. Saya tahu orang yang kamu maksud T yang sudah close itu anak saya. So pathetic.
I'm on the timeline because something's been on my mind. *sigh*
Itโs honestly disappointing. After everything, I thought you'd changed. But no, you're still trapped in that inflated sense of superiority, thinking the universe revolves around your existence.
Hai.. sebagai M, kita tdk pernah asal refund tanpa persetujuan dari T sendiri kecuali adanya hal urgent seperti T yg tdk bisa dihubungi. Sebelum refund, baik sebagai M atau sebagai manusia selalu meminta maaf atas ketidaknyamannya selama-setelah sesi berlangsung
...