Dalam bahasa Indonesia aku katakan "Tidurlah dengan lelap, cantik. Mimpi yang indah. Semoga esok hari kudapati senyum manismu, lagi.". Namun, dalam bahasa sastra Indonesia aku katakan 👇
Dalam bahasa Indonesia aku berdoa "Tuhan, biarkan aku tetap hidup untuk bisa melihat manis senyumnya walau hanya sesaat.". Namun, dalam bahasa sastra Indonesia aku berdoa 👇
ga kebayang nanti gimana bahagianya aku kalo ada seseorang yang bilang "aku tau kamu trauma tapi kali ini izinkan aku buat bahagiain kamu, gandeng tanganku sampe kamu lupa pernah sehancur itu".