Aku memohon kepadaMu, dengan nama-namaMu yang terindah, dan sifat-sifatMu yang tinggi, untuk membalaskan dendam saudara-saudara kami di Gaza dengan balasan yang bisa membuat gembira wali-waliMu dan menghancurkan musuh-musuhMu.
Terang-terangan curang dan tak netral, Jokowi mendorong demokrasi Indonesia ke tubir jurang. Anda, pemilik suara, melawanlah di bilik pencoblosan.
#MajalahTempo#Opini
Terang-terangan curang dan tak netral, Jokowi mendorong demokrasi Indonesia ke tubir jurang. Anda, pemilik suara, melawanlah di bilik pencoblosan.
#MajalahTempo
Saya tahu kalian sibuk dan sulit mencari waktu nonton film #Dirtyvote yang durasinya dua jam itu.
Berhubung sedang lumayan senggang dan sedang lumayan niat, plus baru langganan X berbayar, saya mau merangkum poin-poin Dirty Vote dalam bentuk teks.
Retweetnya boleh kaka biar tambah semangat
Kenapa penting buat Prabowo-Gibran menang satu putaran? (5.30-9.33)
- Prabowo-Gibran memimpin semua survei tapi angkanya belum cukup untuk menang 1 putaran
- Pemilu 2 putaran = peluang Prabowo-Gibran kalah lebih besar daripada 1 putaran
- Contohnya Pilgub Jakarta. Putaran pertama ada tiga paslon, tersaring jadi Anies vs Ahok. Anies kalah di putaran pertama tapi menang di putaran kedua
Apa saja syarat menang satu putaran? (9.33-16.22)
- Syarat satu putaran: (pertama) harus memenangkan > 50% pemilih alias lebih dari 102 juta suara. (kedua) menang di 20 dari 38 provinsi. (ketiga) Di 20 provinsi yang menang, perolehan suaranya harus >20%.
- Selain sebaran suara, sebaran wilayah juga penting untuk pemenangan. Untuk menang satu putaran, tidak bisa hanya fokus di wilayah-wilayah padat pemilih.
- Contoh, Jawa pemilihnya ada 115 juta, tapi provinsinya hanya 6. Memenangkan seluruh pemilih di Jawa belum tentu bisa lolos satu putaran karena tetap harus ngejar kemenangan di 14 provinsi lain.
- Survei terkini (CSIS) Prabowo-Gibran hanya unggul sepertiga dari total 10 provinsi yang ada di Sumatera.
Ke wilayah mana lagi bisa mendapat kemenangan provinsi?
- Prabowo-Gibran bisa memperbesar kemungkinan di Papua yang kini punya 6 provinsi.
- Di Papua, sejak provinsinya cuma dua, Jokowi selalu unggul besar. Bahkan di Pilpres terakhir, 99% pemilih di Provinsi Papua mencoblos Jokowi-Maaruf.
- Bukan kebetulan Jenderal Purn. Tito Karnavian sedang jadi Kapolda ketika Jokowi menang besar. Sekarang Tito sedang menjabat mendagri.