@TyasZain@PartaiSocmed@ProfesorZubairi Saya kasian sama dik tyas karna data data yg dik tyas buat justru jd membuat dik tyas langsung membuat kesimpulan guru² susah memberikan pemahaman,ortu² stress nah statment yg dik tyas tulis diatas itu sangat disayangkan,artinya datanya dik tyas tdk Akurat.
@TyasZain@PartaiSocmed@ProfesorZubairi Banyak kok didesa desa yg anak anak sederhana tapi sukses disekolah,karna orang tua pun ikut andil didalamnya,berikan lah dampak untuk lingkungan yg baik,banyak cara untuk tetap bs belajar.
@TyasZain@PartaiSocmed@ProfesorZubairi Oh satu lg ya dik Tyas mungkin dik tyas blm punya anak ya,jd anak anak mau belajar disekolah atau pun dirumah bukan hanya tanggung jawab guru saja,tapi orang tua jg.kalau anak sulit menerima materi bs tanya ke guru,ke sodara kalau orang tua misal tdk mengerti.
@TyasZain@PartaiSocmed@ProfesorZubairi Kasihan sekali dik Tyas mungkin dilingkungan nya seperti itu ya seperti yg dik tyas tulis,nah harusnya dik tyas memberikan contoh baik kpd yg dik tyas lihat melakukan hal kurang baik menurut dik tyas
@TyasZain@PartaiSocmed@ProfesorZubairi Yang membedakan belajar tatap muka langsung dan belajar PJJ atau online hanyalah tempat belajar nya,semua guru meminta murid² wajib mengirim photo absensi dan mengisi form kehadiran di GCR,ini aturan dr kemendikbud u/smua skolah di Indonesia.materi jg lbh disederhanakan.
@PartaiSocmed@TyasZain@ProfesorZubairi@nadiemmakarim@Kemdikbud_RI Saya setiap pagi menyimak anak saya belajar,kalau anak saya tdk mengerti dia akan japri by wa ke guru² nya.ponakan saya jg ada dipelosok ternate,sumba,medan,hampir sm smua belajar online.disesuaikan dgn daerahnya,tp materi sama sesuai dr @Kemdikbud_RI
@PartaiSocmed@TyasZain@ProfesorZubairi Terus terang guru anak saya sdh sepuh,tp ternyata beliau membuktikan tdk gaptek teknologi,mengajar kan murid² dgn sabar,dan anak² yg kurang paham diberikan pelajaran tambahan langsung by zoom,tdk dibiarkan gitu saja,ini betul pak @nadiemmakarim@Kemdikbud_RI
@PartaiSocmed@TyasZain@ProfesorZubairi Dan materi tiap hari pun ada di google untuk membantu anak yg ga dpt chanel tvri,guru² jg punya target loh untuk anak didiknya,lalu pak @nadiemmakarim memberikan bantuan kuota kpd siswa siswi dr jenjang usia sekolah dasar sampai kuliah,jd bs belajar via zoom lbh sering 🙏
@PartaiSocmed@TyasZain@ProfesorZubairi Awal² corona kementrian pendidikan menshare materi pendidikan ditvri,dr jenjang paud sampai sma,lalu guru² mengajarkan ada yg buat vidio dishare digrup wa murid² untuk menerangkan materinya.