Kalian sadar nggak?
Di saat banyak isu lain terus muncul di layar televisi dan media online, aksi demonstrasi di sejumlah daerah justru nyaris tak terdengar.
Daerah yang dikabarkan sudah mulai menggelar aksi:
• Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
• Bandung (DPRD Jawa Barat)
• Medan (Lapangan Merdeka)
• Kendari (Bundaran Tank)
• Semarang
Bahkan kabarnya mulai merembet ke beberapa wilayah di Sulawesi dan Sumatera.
Pertanyaannya, kenapa publik seolah tidak tahu?
Apakah karena aksinya dianggap belum cukup besar? Atau ada isu yang memang tidak mendapat ruang pemberitaan sebesar yang seharusnya?
Jika benar gerakan ini terus meluas, cepat atau lambat akan sulit untuk diabaikan.
Bagaimana menurut kalian?
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
📢 PENGUMUMAN #ARMYBantuARMY
Untuk menjaga kenyamanan dan membantu sesama ARMY mendapatkan tiket dengan harga yang masih wajar, kami menetapkan batas *maksimal* harga WTS sebagai berikut:
CAT 3 Rp2.500.000
CAT 2 Rp3.000.000
CAT 1 Rp3.600.000
PLATINUM Rp4.500.000
VIP RP5.500.000
UI BERDUKA, RAKYAT TERLUKA: KECAM TINDAKAN REPRESIF APARAT DI LENTENG AGUNG ⚠️
Rabu, 10 Juni 2026 menjadi hari kelam bagi kemanusiaan dan ruang hidup warga Lenteng Agung. Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari berbagai organisasi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh aparat TNI di tengah proses penggusuran paksa sejumlah rumah warga.
Niat baik warga dan mahasiswa untuk mempertahankan hak atas tempat tinggal justru dibalas dengan kekerasan. Akibat bentrokan dan eksekusi paksa ini, seorang mahasiswa UI dan beberapa warga setempat dilaporkan mengalami luka-luka.
"Tugas aparat adalah melindungi rakyat, bukan menjadi algojo bagi ruang hidup mereka."
Mahasiswa UI menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga sipil yang memperjuangkan haknya tidak dapat ditoleransi! Kami menuntut penghentian represivitas, pengusutan tuntas atas korban yang terluka, dan keadilan bagi warga Lenteng Agung.
Mari rapatkan barisan. Kawal terus kasus ini! Panjang umur perjuangan!
eh jujur gue gasuka bgt tiap pemerintah bikin salah bilangnya “nanti dibales di akhirat”. ga, harus dibales skrg, mereka harus tersiksa skrg, jan pasrah gt sama mereka, lawan mereka skrg jir :/ mereka hrs ngerasain penghakiman dr kita juga :/
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
@dinopattidjalal Wisdom withouth fear. We can't afford that, suarakan kebenaran bisa diganjar dengan siraman air keras, bisa kena doxing, bisa kena somasi. Bahkan sekedar utk kumpul2 dan nontom film aja bisa dibubarkan oleh aparat. Makin kencang suara kita makin keras upaya mereka utk membungkam.