Dari jendela kereta menuju Gambir, papasan dengan KRL yang mengantar pulang mereka yang berjiwa pejuang.
Banyak yang pulang larut malam, bertahan meski mata sudah merindukan kasur dan bantal.
Sekelebat terlihat petugas mengepel lantai stasiun, muncul rasa hormat untuknya. Mereka hampir tak pernah buka suara, tapi hasil kerja mereka sangat terasa.
Kota setenar New York saja masih kalah dalam urusan merawat hingga ke lantai stasiun dan toilet.
Setiap melewati stasiun di situlah terasa, masih ada yg bisa dibanggakan dari negara ini.
Bukan dari elite, tapi dari orang yang mau memilih pekerjaan yang tak semua orang mau; petugas kebersihan hingga satpam.
pujian setinggi-tingginya kepada Allah atas segala kebaikan dalam hidupku, atas nikmat yang datang dalam bentuk yang kupahami maupun yang belum kupahami.
terima kasih telah memilih hamba jadi hamba-Mu
18! Normalisasi jangan jodoh2in yg jomblo kalau orangnya gak minta dijodohin. Annoying banget tau.
Mungkin pencapaian kalian itu punya pacar, menikah, dan punya anak.
Dan mungkin temen kalian yg jomblo itu lagi ngejar pencapaian yg lain selain nikah.