Sir Alex Ferguson on Real Madrid hijacking Bernardo Silva:
🗣️ “Real Madrid do this again and again… and people still act surprised.
When they decide they want a player, it’s not a negotiation anymore, it’s a takeover.
Bernardo Silva is a top player, intelligent, technical, can control games at the highest level. So of course every elite club in Europe would want him.
But what Real Madrid do better than anyone is timing. They don’t drag deals for months, they strike fast, they finish it, and they move on.
Two-year deal, option included… that’s Real Madrid business.
What stands out to me is not just the signing, but how quickly it was done once they moved.
That’s experience, that’s power, that’s reputation.
Other clubs can plan all summer, but Madrid can change everything in 36 hours.
And that’s why they stay at the top.
Because when they want your best players, you’re not competing… you’re surviving.”
Pernah bilang gini gak "Kenapa harus aku ya?"
Tapi percaya deh suatu hari nanti kamu bakal bilang, "Oh... ternyata ini alasan Allah membawaku melewati semuanya." 🤍
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Karena ada beberapa yang tanya step-by-step perpanjang SIM online lewat aplikasi Digital Korlantas, jadi aku tulis detailnya di sini ya (karena ngga bisa SS lewat app)😆
Pertama, kalian download dulu aplikasi Digital Korlantas di Play Store atau App Store. Kalau udah, langsung daftar akun yak.
Sedikit tips:
Usahain pakai nomor HP yang sama dengan WA kalian buat verifikasi. Karena kemarin banyak yang bilang kode OTP-nya nggak masuk lewat SMS. Karena di aku sendiri juga tulisannya kode dikirim via SMS, tapi ternyata masuknya malah lewat WA-ku.
Nah.. kalau udah:
1. Masuk ke menu “Layanan Digital Korlantas POLRI”.
2. Pilih menu “SIM”
3. Karena ini buat perpanjangan, pilih “Perpanjangan SIM”
Nah, di sini kalian bakal diminta isi data dan upload beberapa dokumen:
- Foto E-KTP
- Foto SIM
- Foto tanda tangan di atas kertas putih
- Pas foto background biru ukuran 480x640
Pastiin semuanya jelas dan nggak buram. Catatan buat pas foto:
- Jangan pakai kacamata
- Wajah menghadap depan
- Jangan pakai background biru yang terlalu muda
Kalian bisa cari referensi warna background SIM di Google.
4. Kalau data udah diisi, lanjut ke tes kesehatan dan psikotes lewat:
- e-Rikkes
- e-PPsi SIM
Untuk E-Rikkes:
Daftarnya pakai email yang sama dengan akun Digital Korlantas supaya otomatis terintegrasi.
Kalian bisa pilih tes offline di faskes kota kalian
atau tes online lewat “Faskes Jakarta Pusat” , karena ternyata nggak semua faskes support tes kesehatan online.
Untuk tes kesehatan online ini GRATIS ya karena isinya cuma tes buta warna dan pertanyaan singkat soal riwayat kesehatan.
Selanjutnya E-Ppsi buat psikotes, sama kayak tadi:
Daftar pakai email yang sama dengan akun Digital Korlantas.
Pilih menu “Tes Psikologi SIM”, lalu nanti kalian diarahkan beli voucher psikotes seharga Rp77.500. Nah... karena soal psikotesnya lumayan banyak, usahain siapin waktu sekitar 1–2 jam di tempat yang tenang ya!
5. Kalau tes kesehatan dan psikotes udah selesai, balik lagi ke menu “Perpanjangan SIM”.
Nanti bagian persyaratan tes kesehatan dan psikotes bakal otomatis tercentang.
6. Kalau semuanya udah lengkap, tinggal lanjut pembayaran pengajuan SIM sebesar Rp100.000. Di sini kalian bisa pilih ambil langsung di SATPAS atau dikirim lewat Kantor Pos (kena ongkir ya).
Setelah itu tinggal tunggu aja pengajuan kalian diterima atau ditolak. Kalau statusnya udah berubah jadi “Di Proses”, berarti pengajuan kalian aman dan diterima 👍
Jangan mepet masa berlaku SIM ya kalau mau perpanjangan. Walaupun sekarang bisa online, usahain perpanjang minimal 30 hari sebelum tanggal kadaluwarsa, untuk menghindari barangkali proses terlalu lama setelah terbayar atau pengajuan SIM kalian ditolak.
Nah.. kalau kalian pilih ambil langsung di SATPAS, jangan lupa bawa ini pas pengambilan ya:
- KTP
- SIM lama
- Bukti pengajuan dari aplikasi Digital Korlantas
Udah gitu aja gaiss, semoga membantu 😊
Kalau bang @jellypastaa respon dari segi obat²an dan efeknya, aku pengen respon dari segi agama.
Islam itu sangat menghargai akal. Banyak sekali ayat yang berisi pujian kepada orang² yang berakal. Contohnya aja ayat yg berbunyi 'afalā ta'qilūn' - 'apa kalian gak mikir?'
Nah... oleh karenanya, Islam sangat melarang segala hal yg merusak akal dan otak kita. Sini aku rangkumin, segala bentuk yg merusak akal:
1. Pemikiran yang gak bisa dijangkau sama akal, contoh, 'Allah diciptakan dari apa?' Dan pemikiran² yg gak bisa dinalar tanpa dalil, contohnya adalah cerita² khurafat.
2. Segala hal yang merusak otak secara fisik dilarang. Makannya, kalau pun boleh memukul, bahkan dalam hukuman hadd (cambuk) sekalipun, gak boleh mukul kepala. Kenapa? Di situ ada otak yg harus dijaga.
3. Segala makanan dan minuman yang merusak otak juga dilarang. Seperti narkotika, dsb.
Supaya apa koq semua ini gak boleh? Supaya gak seperti zombie di video bawah ini guys.
TANPA SADAR WARNA KESUKAAN CERMINAN HATIMU
Hitam
Kamu kuat, mandiri, tapi nggak semua orang tahu kamu sering capek sendiri.
Putih
Kamu suka ketenangan, sederhana... tapi overthinking diam-diam.
Abu-abu
Kamu netral, dewasa... lebih sering ngalah daripada ribut.
Biru
Kamu tenang, penyabar... jadi tempat cerita semua orang.
Hijau
Kamu penyejuk, penuh empati... nggak tega lihat orang susah.
Kuning
Kamu ceria, pembawa suasana... walau kadang nutupin sedih.
Merah
Kamu seperti nek lampir, sombong... hatinya juga sensitif.
Pink
Kamu lembut, penuh kasih... tipe yang gampang mikirin orang lain.
Ungu
Kamu unik, dalam... nggak semua orang bisa ngerti kamu.
Coklat
Kamu hangat, sederhana... tipe yang bikin rumah terasa "rumah".
📖Riset&sumber:
1. Elliot, A.J. & Maier, M.A. Color Psychology: Effects of Perceiving Color on Psychological Functioning, Journal of Experimental Psychology, 2014
2. Kaya, N. & Epps, H.H. Relationship between color and emotion, Journal of Interior Design, 2004
3. Ellis, R.D. & Ficek, M. Color affects emotions, Perceptual and Motor Skills, 2001
Looting Time..!
Pejuang Houthi berhasil memperoleh amunisi dan persenjataan dalam jumlah besar setelah merebut pangkalan militer Saudi.
Kemenangan ini diraih oleh pejuang Houthi dengan sangat mudah, hampir tidak terjadi perlawanan yang berarti dari pasukan penjajah Saudi.
Pasukan Saudi beserta kelompok milisi bayaran mereka memilih melarikan diri setelah mendengar kedatangan pejuang Houthi, rendahnya intensitas kontak tembak terlihat dari banyaknya alutsista peninggalan Saudi yang berhasil dikuasai dalam kondisi lengkap tanpa ada kerusakan.
Ini adalah 3 kebiasaan-kebiasaan sederhana yang membuat laki-laki mengalami disfungsi ereksi
1. 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗶𝗱𝘂𝗿
Laki-laki yang tidur hanya 5 jam/hari selama 1 minggu mengalami penurunan testosteron 10–15% (setara penuaan 10–15 tahun), yang dapat berpengaruh terhadap disfungsi ereksi.
2. 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗿𝘂𝘁𝗶𝗻 𝗼𝗹𝗮𝗵𝗿𝗮𝗴𝗮
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga aerobik rutin, dengan durasi 30–60 menit dan frekuensi 3–5x/minggu, secara signifikan dapat meningkatkan fungsi ereksi.
3. 𝗠𝗲𝗿𝗼𝗸𝗼𝗸
Merokok dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi, dengan semakin banyak dan sering merokok, dapat semakin berat risiko disfungsi ereksinya. Berhenti merokok dapat memperbaiki fungsi ereksi.
Semoga bermanfaat!
🇮🇷⚡️🇺🇸🇮🇱 IRAN MENYATAKAN KEMENANGAN — Dewan Keamanan Nasional Tertinggi
AS 'terpaksa' menerima rencana 10 poin Tehran
Poin-poin penting:
— Tidak ada agresi lebih lanjut (termasuk terhadap sekutu Iran)
— AS setuju dengan kendali Iran di Hormuz
— Menerima pengayaan uranium
— Mencabut sanksi
— Membayar kompensasi
— Pasukan AS menarik diri
— Pembatalan resolusi PBB
— Dan penghentian pertempuran di semua lini.
Ini bukan sekadar video ini ejekan dn provokasi terbuka pada Trump dan sekutunya.
Saat Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam 48 jam dengan ancaman “NERAKA”, yang bahkan bisa berujung serangan ke infrastruktur vital, media Iran justru merespons dengan cara yang lebih “menampar”.
Bukan klarifikasi. Bukan negosiasi.
Tapi animasi F-35 ditembak jatuh.
Ini jelas provokasi visual sindiran yang sengaja dipertontonkan ke dunia.
Ancaman dibalas ejekan,
Tekanan dijawab perlawanan.
F-35 dibuat jatuh, terbakar, hancur di udara seolah bilang:
Ultimatum itu tidak ditakuti… malah ditertawakan. 👊👊
Iran Berikan 10 Poin Syarat Damai dan Pembukaan Selat Hormuz:
1. Jaminan bahwa Iran tidak akan diserang lagi
2. Penghentian perang secara permanen, bukan sekadar gencatan senjata
3. Penghentian serangan Israel di Lebanon
4. Pencabutan seluruh sanksi AS terhadap Iran
5. Penghentian seluruh pertempuran regional melawan sekutu Iran
6. Sebagai imbalannya, Iran akan membuka Selat Hormuz
7. Iran akan mengenakan tarif Selat Hormuz sebesar $2 juta per kapal
8. Iran akan membagi tarif tersebut dengan Oman
9. Iran akan menetapkan aturan pelayaran aman melalui Selat Hormuz
10. Iran akan menggunakan pendapatan tarif Selat Hormuz untuk rekonstruksi, bukan pampasan perang
Penting nih buat mahasiswa kelas Hukum Internasional:
Posisi Hukum Iran terkait Selat Hormuz
(diringkas dari @RezaNasri1)
Posisi hukum Iran terkait Selat Hormuz dibangun di atas beberapa dasar kuat dalam hukum internasional.
Pertama, Iran tidak terikat pada rezim transit passage dalam UNCLOS karena tidak meratifikasinya dan secara konsisten menolak ketentuan tersebut. Bahkan jika dianggap sebagai hukum kebiasaan, Iran tetap tidak terikat karena sikap “penolak gigih”.
Kedua, karena tidak ada rezim universal yang mengikat, maka berlaku kembali prinsip lama seperti Konvensi Jenewa 1958. Dalam kerangka ini, hak lintas hanya berlaku jika bersifat “damai”, dan dapat dibatasi jika mengancam keamanan negara pantai, termasuk aktivitas militer atau intelijen.
Ketiga, secara geografis, Selat Hormuz berada dalam laut teritorial Iran dan Oman, sehingga tetap berada di bawah kedaulatan negara pantai, bukan wilayah bebas sepenuhnya.
Keempat, bahkan dalam kerangka UNCLOS, ada alternatif rezim “lintas damai” yang lebih ketat, yang memungkinkan negara pantai mencegah aktivitas yang tidak damai.
Kelima, dalam konteks konflik, hukum perang dan Piagam PBB memberi Iran hak membela diri. Karena itu, kapal atau pesawat yang terkait operasi militer tidak otomatis berhak atas kebebasan navigasi.
Kesimpulannya, Iran berargumen bahwa pembatasan pelayaran di Selat Hormuz adalah sah secara hukum, terutama untuk menjaga keamanan dan mencegah penggunaan wilayahnya untuk tindakan permusuhan. Selain itu, sikap negara lain—termasuk Amerika Serikat yang juga tidak meratifikasi UNCLOS—melemahkan klaim bahwa posisi Iran menyimpang.