Ketika kami bertiga masih memilih menjadi manusia yang seBERANI-BERANInya.
Perjuangan memang berat dan melelahkan.
365 hari. 8.760 jam. 525.000 menit.
Tidak semua orang sanggup.
Rismon,
bagaimanapun kita sudah pernah berjuang sama-sama buat memutihkan hitamnya sejarah bangsa ini.
Setiap tahun selalu hadir di Cap Go Meh Glodok. Tapi tahun ini berbeda. Untuk pertama kalinya, Cap Go Meh jatuh di bulan Ramadan. Lampion merah berdampingan dengan takjil. Barongsai menari, azan Maghrib berkumandang. Dua perayaan, satu ruang, satu Jakarta. Ini Jakarta apa adanya.
Dari mana uang manusia itu?
Dia cuma pengusaha mebel kelas kota kecil.
Lalu jadi pelayan rakyat 20 tahun dengan gaji APBN.
Kok bisa punya uang ajrut-ajrutan banyak nya?
Kuperhatikan tak ada jejak tuyul cuma ada Termul.
π¨ BERITA TERKINI;
"Maldives telah memutuskan semua hubungan dengan Israel dan mengharamkan semua produk Israel."
Penghormatan tertinggi kepada Maldives
Banyak anak muda hari ini merasa seolah masa depan menutup pintu di depan mata mereka. IP-nya bagus, CV-nya rapi, semangatnya tinggi, tapi kesempatan itu tak kunjung datang.
Bayangkan rasanya, setiap pagi bangun dengan harapan baru, tapi setiap malam tidur dengan rasa gagal yang sama. Lama-lama bukan hanya lelah, tapi kehilangan arah. Mereka tahu ada yang tidak beres, bahwa sistem ini sering membuat mereka merasa kecil di negeri sendiri.
Anak muda tidak malas. Mereka sedang berjuang di dunia yang menutup ruang bagi mereka untuk tumbuh. Negara bisa memberi jalan. Kalau kita mau masa depan bangsa cerah, jangan biarkan anak muda terjebak dalam kegelapan pengangguran, karena setiap kesempatan kerja yang layak adalah investasi bagi seluruh negeri.