"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.
Pada akhirnya kami tetap tidak bisa sampai ke Bundaran HI. Kami dibuat terpecah, dicegat, dan tidak diberikan jalan padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi. Bahkan ambulans pun dibuat mundur oleh mereka. Kemana ya rasa kemanusiaannya?
wok udah turun ya. udahan please main presiden-presidennya. kalau lo emang gakmau nurutin point keresahan masyarakat, better turun.
minta developer game paling canggih di seluruh negeri buat bikinin lu game negara khusus biar lu bisa jadi presiden sampe akhirat sesuai pidato lu.
biar negeri ini diurus yang lain yang kompeten🙏🏻
dear international moots, I may be tweeting a lot about my country and recent protest happening in Jakarta today.
I may use my privilege to speak up considering that I have enough reach and engagement to spread awareness. I may not tweeting about Joss Gawin & Krating Meen a lot. hope everyone understands🩵
Apologies for the repost spam today, loves.
There’s a demonstration happening in Indonesia today, and many people are speaking up about living and fuel costs, budget cuts and skewed priorities, militarism in civilian spaces, education access, and democratic rights.
I reposted a lot because these voices matter and deserve to be heard, but I’m sorry if it flooded your timeline a little.
Thank you for understanding and holding space 🫶