20. PERINGATAN SATU TAHUN PENYERANGAN APARAT (POLISI, TENTARA) PADA WARGA PENOLAK NYIA. Ini bukan romantisisme gerakan, tapi sebagai refleksi & bagaimana pentingnya solidaritas antar warga. Live streaming https://t.co/nyjirBfoa1 / https://t.co/6IjbbAe0Mp ikut diskusi dgn mention.
19. Solidaritas Internasional pun ikut dalam perjuangan mempertahankan ruang hidup di Temon, Kulon Progo, Yogyakarta. Dari @AntiAeroGAAM solidaritas dari Mexico, No al NAICM, dan dari Eropa. Solidaritas menguatkan kita!
#StopNYIA#Jogjadaruratagraria
18. Perjuangan menolak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) telah berlangsung selama 8 tahun. Berbagai usaha telah dilakukan untuk melawan perampasan tanah dan ruang hidup atas dalih 'kepentingan umum' yg dalam prosesnya tak sesuai prosedur hukum.
#StopNYIA
17. Banyak informasi mengenai alasan kenapa kita harus bilang #StopNYIA ini, bila kita ingin mencarinya. Baca dan unduh info di https://t.co/5jWcZexetH
atau https://t.co/tJlv7kIUZf
atau klik @JDA_SG_PAG dan IG-nya pula. Semoga saling bersolidaritas dan menguatkan. #solidaritas
16. Begitu juga dengan warga Tumpang Pitu @forbanyuwangi dan Kendeng @kendengmelawan_ . Penghujung tahun ini, warga Temon @JDA_SG_PAG dan warga penolak bandara jaringan kota merawat ingatan akan perampasan & nyala api perlawanan. Ayo terus bersolidaritas! https://t.co/igExPDqbLW
15. Jaringan solidaritas dari Yogyakarta, dan berbagai kota sekitar, termasuk kelompok-kelompok lingkungan radikal mendukung penuh perjuangan PWPP-KP dalam mempertahankan ruang hidupnya. Ini yg mesti kita lakukan sekarang: saling bersolidaritas. #StopNYIA#jogjadaruratagraria
14. Warga terdampak menegaskan sejak awal menolak pembangunan Bandara Kulon Progo tanpa syarat. Oleh itu, mereka menolak negosiasi ganti rugi. PWPP-KP juga menilai putusan pengadilan soal nilai ganti rugi konsinyasi tidak berdasar. https://t.co/PdwXRUFdoi @TirtoID#StopNYIA
13. Pukul 10.20 WIB, polisi datang lagi bersama dengan aparat desa mereka meminta identitas warga dan jaringan soidaritas. 12 Aktivis Penolak Bandara Kulon Progo Ditangkap Polisi https://t.co/rGa7pPwo1z @TirtoID#StopNYIA
12. Syarif juga menerima pukulan dari sejumlah polisi sampai-sampai kepala dan hidungnya berdarah. “Saya enggak menghitung berapa kali dipukuli, banyak, kebanyakan terkena kepala,” ujarnya. https://t.co/FhfEu7pI7r via @TirtoID#StopNYIA#JogjaDaruratAgraria
11. Selasa, 5 Desember 2017, belasan aktivis dapat bogem & kekerasan lain saat ditangkap polisi. Aksi Gebuk Aparat saat Pengosongan Paksa Lahan Bandara Kulon Progo https://t.co/FhfEu7pI7r via @TirtoID#StopNYIA#JogjaDaruratAgraria
10. Berbagai jaringan solidaritas berdatangan ke Temon. Mereka memahami, bahwa dampak dari pembangunan NYIA & Kota Bandara dikemudian hari akan mengakibatkan banyaknya perampasan tanah dan ruang hidup lainnya dengan dalih pembangunan untuk kepentingan umum. @JDA_SG_PAG #StopNYIA
9. Bandara baru adalah proyek utama pemerintah Indonesia dipimpin oleh @jokowi , ia mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. @AP_Airports mengklaim, proses pembebasan lahan & izin untuk NYIA terkendali. Kenyataanya, perampasan tanah sedang terjadi. #jogjadaruratagraria
8. Sebuah video diposting tgl 28 November menunjukkan warga tergusur; perempuan, laki-laki & anak-anak, dengan berani berdiri & berbaring di lintasan buldoser ketika atap rumah dan pohon-pohon tumbang. Mereka diseret oleh para aparat. #jogjadaruratagraria
https://t.co/4ZIqQ8uT9V
7. Upaya pemerintah Indonesia mengusir warga Temon Kulon Progo dari rumah & lahan pertanian mereka pada 27 November 2017, menjadi ironi dan penghinaan. Sebab, 29 November ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa/ @UN sebagai Hari
Internasional Perlindungan Hak Asasi Perempuan.
6. Perempuan punya peran penting dlm menolak penggusuran paksa untuk NYIA, mereka berdiri di tanah mereka melawan intimidasi sejumlah polisi laki-laki, menghadapi agresi verbal yang berat, dan menegaskan hak mereka untuk tetap tinggal di rumah mereka.
https://t.co/vy4THH6Tbc
5. Sekitar 300 warga (38 rumah) bertahan menolak bandara tergabung dalam Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) kesulitan air karena tidak dapat memompa air dari sumur bor, beberapa warga yg melawan ditangkap.
#StopNYIA#jogjadaruratagraria
4. Ini berarti walaupun warga tidak pernah menjual tanahnya ataupun memberikan sertifikat tanah yang mereka miliki, atas nama ‘kepentingan umum’ tanah tersebut menjadi milik negara dan warga dapat mengambil uang ganti rugi di pengadilan.
#StopNYIA#jogjadaruratagraria